Respon Damai untuk Perbuatan Kasar dan Kekerasan

GENIAL. Tulisan ini merupakan bagian ketiga dari tulisan berjudul Ajaran Perdamaian dalam Quran. Tulisan kedua berjudul Sikap Positif terhadap Keragaman

***

Betapa pun kita membenci sikap orang-orang yang berbuat buruk kepada kita, kita tidak boleh melanggar batas dan bersikap tidak adil kepada mereka. Respon terhadap perbuatan buruk orang lain harus dalam batas-batas keadilan dan tidak disertai dendam. (Lihat dan renungi al-Ma‟idah ayat 2 dan 8).

Bahkan, berbagai ayat Quran mendorong reaksi damai untuk aksi-aksi kekerasan dan provokasi. Surah al-Furqan ayat 63 menyebutkan:

“Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu ialah orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka (dengan perkataan buruk), mereka mengucapkan pesan-pesan damai (salam).”

Ayat ini menyebutkan respon damai sebagai salah satu karakter dari ‘ibad al-Rahman (para hamba Allah yang sebenar-benarnya). Di surah al-Qashash ayat 55, respon damai (terhadap laghw atau pembicaraan yang tak bermanfaat) disebutkan sebagai salah satu karakter orang-orang yang mengimani Kitab Suci:

“Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling darinya dan mereka berkata: „Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu, salam (kedamaian) atasmu, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil.”

Di ayat lain, respon seperti itu (membalas keburukan dengan kebaikan) disebut hanya bisa dimiliki oleh orang-orang yang sabar. Surah Fushshilat ayat 34-5 menegaskan:

“Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik sehingga orang yang memiliki permusuhan denganmu seolah-olah menjadi teman yang sangat setia. Dan sifat-sifat baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar.”

Ayat ini sangat jelas dalam memberi tuntunan tentang bagaimana bersikap terhadap orang-orang yang menginginkan adanya permusuhan dengan kita. Terhadap orang yang seperti itu kita harus memberi respon yang lebih baik seolah mereka adalah teman yang sangat setia.

Sikap seperti itu pula yang diperintahkan kepada, dan diteladankan oleh, Nabi Muhammad saw. Surah al-Zukhruf ayat 89, misalnya, menyebutkan perintah kepada Nabi:

“Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari mereka dan katakanlah: „Salam.‟ Kelak mereka akan mengetahui (nasib mereka yang buruk).” (Bersambung…)

Izza Rohman

Ahli Tafsir Universitas Prof. Hamka

 

 

Avatar
Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Konsep GBHN yang Diusulkan PDIP Berbeda dengan Zaman Orba

GENIAL. Wakil Ketua MPR yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menjelaskan, konsep Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang diusulkan PDI Perjuangan berbeda...

Lima Bersaudara Dilantik Jadi Anggota DPRD

GENIAL. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, periode 2019-2024, menjadi saksi bisu keberhasilan lima bersaudara....

PDIP Unjuk Gigi Tim Penanggulangan Bencana

GENIAL. PDI Perjuangan unjuk gigi penanganan cepat penanggulangan bencana yang terjadi di Tanah Air saat delegasi Rusia menyambangi Kantor DPP PDI Perjuangan di Jakarta,...

Abdul Rafiq Potensial untuk Ketua DPRD Sumbawa

GENIAL. DPC PDI Perjuangan Sumbawa setidaknya menyiapkan tiga nama yang dicalonkan sebagai Ketua DPRD. Ketiga nama tersebut adalah Abdul Rafiq, Gita Liesbano, dan Eddy...

Berharap Duduk di Komisi X DPR Rano Berkomitmen Majukan Budaya

GENIAL. Caleg DPR RI terpilih periode 2019-2024 Rano Karno mengatakan kebudayaan adalah salah satu bagian dari Trisakti Bung Karno. Karena itu, PDI Perjuangan menjadikan...

Anak Kartosuwiryo Berikrar Setia Pada NKRI di Hadapan Wiranto

GENIAL. Sarjono Kartosuwiryo, anak dari Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo, tokoh utama Gerakan DI/TII yang hendak mendirikan Negara Islam Indonesia, membaca ikrar setia terhadap Pancasila, UUD...

Respon Damai untuk Perbuatan Kasar dan Kekerasan

GENIAL. Tulisan ini merupakan bagian ketiga dari tulisan berjudul Ajaran Perdamaian dalam Quran. Tulisan kedua berjudul Sikap Positif terhadap Keragaman

***

Betapa pun kita membenci sikap orang-orang yang berbuat buruk kepada kita, kita tidak boleh melanggar batas dan bersikap tidak adil kepada mereka. Respon terhadap perbuatan buruk orang lain harus dalam batas-batas keadilan dan tidak disertai dendam. (Lihat dan renungi al-Ma‟idah ayat 2 dan 8).

Bahkan, berbagai ayat Quran mendorong reaksi damai untuk aksi-aksi kekerasan dan provokasi. Surah al-Furqan ayat 63 menyebutkan:

“Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu ialah orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka (dengan perkataan buruk), mereka mengucapkan pesan-pesan damai (salam).”

Ayat ini menyebutkan respon damai sebagai salah satu karakter dari ‘ibad al-Rahman (para hamba Allah yang sebenar-benarnya). Di surah al-Qashash ayat 55, respon damai (terhadap laghw atau pembicaraan yang tak bermanfaat) disebutkan sebagai salah satu karakter orang-orang yang mengimani Kitab Suci:

“Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling darinya dan mereka berkata: „Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu, salam (kedamaian) atasmu, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil.”

Di ayat lain, respon seperti itu (membalas keburukan dengan kebaikan) disebut hanya bisa dimiliki oleh orang-orang yang sabar. Surah Fushshilat ayat 34-5 menegaskan:

“Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik sehingga orang yang memiliki permusuhan denganmu seolah-olah menjadi teman yang sangat setia. Dan sifat-sifat baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar.”

Ayat ini sangat jelas dalam memberi tuntunan tentang bagaimana bersikap terhadap orang-orang yang menginginkan adanya permusuhan dengan kita. Terhadap orang yang seperti itu kita harus memberi respon yang lebih baik seolah mereka adalah teman yang sangat setia.

Sikap seperti itu pula yang diperintahkan kepada, dan diteladankan oleh, Nabi Muhammad saw. Surah al-Zukhruf ayat 89, misalnya, menyebutkan perintah kepada Nabi:

“Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari mereka dan katakanlah: „Salam.‟ Kelak mereka akan mengetahui (nasib mereka yang buruk).” (Bersambung…)

Izza Rohman

Ahli Tafsir Universitas Prof. Hamka

 

 

Avatar
Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Lima Bersaudara Dilantik Jadi Anggota DPRD

GENIAL. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, periode 2019-2024, menjadi saksi bisu keberhasilan lima bersaudara....

Lord Didi dan Romantisme Orang Jawa

GENIAL.  Tentu banyak unsur sehingga Didi Kempot dijuluki sebagai Lord Didi dan lebih dari itu “The Godfather of Broken Heart”. Yang jelas, dia diuntungkan...

Konsep GBHN yang Diusulkan PDIP Berbeda dengan Zaman Orba

GENIAL. Wakil Ketua MPR yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menjelaskan, konsep Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang diusulkan PDI Perjuangan berbeda...

Djarot Sindir Anies, Jomblo kok Betah!

GENIAL. Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat mempertanyakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang masih betah ‘menjomblo’ memimpin Ibu Kota. Djarot yang pernah...

Relawan Eksponen HMI Pro Jokowi Minta Jaksa Agung Jangan Partisan

GENIAL. Wacana perebutan posisi Jaksa agung jadi bahasan politisi partai koalisi Jokowi. Tentu saja, wacana "perebutan" posisi Jaksa agung tidak elok. Pasalnya sebagai bagian...

Abdul Rafiq Potensial untuk Ketua DPRD Sumbawa

GENIAL. DPC PDI Perjuangan Sumbawa setidaknya menyiapkan tiga nama yang dicalonkan sebagai Ketua DPRD. Ketiga nama tersebut adalah Abdul Rafiq, Gita Liesbano, dan Eddy...
Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial