Istimewa
Genial -   Masih banyak orang yang hanya mengejar kesenangan dan kelezatan duniawi semata. Padahal tujuan yang sesungguhnya diciptakannya manusia hanya untuk beribadah kepada Allah SWT, Tuhan semesta alam.

Kerap kali, manusia lalai dengan tujuan tersebut, sehingga siang malam mereka menghabiskan waktu hanya untuk mengejar dan mengurus urusan dunia. Dunia yang fana itu telah berhasil memperdaya manusia hingga mereka melupakan kehidupan yang sebenarnya yaitu akherat.

Orang-orang seperti ini pada hakekatnya sudah putus asa untuk menggapai kedudukan yang mulia dan lebih utama. Sebab hakikat hidup yang jelas bertolak belakang dengan apa yang mereka yakini dan berlawanan dengan apa yang mereka duga.

Hidup hakikatnya mengabdikan diri dengan beribadah kepada Allah SWT. Dia lah Rabb yang maha hidup dan tidak mati. Itulah tujuan dari diciptakannya jin dan manusia.  “Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku,” (QS. Adz-Dzariyat [51]: 56

Marilah sebelum waktu kita habis hidup di dunia ini, marilah kita merenungkan kembali firman Allah SWT di atas. Melalui renungan inilah kita bisa menyadari arti hidup yang sesungguhnya. Yakni berorintasi kepada keridhoanNya dengan menanamkan dalam hati secara sungguh-sungguh, sehingga setiap aktivitas akan diniatkan untuk beribadah kepada Allah.

Jangan sampai waktu yang kita sudah lalui tidak memiliki makna dan jauh dari tujuan yang hakiki yakni kehidupan akherat. Jangan sampai kita menyesal saat waktu kita habis. Ternyata waktu yang telah Tuhan berikan terbuang percuma sehingga kita akan menjadi manusia yang merugi di akherat nanti. 

Mari memaknai kembali apa tujuan manusia diciptakaan. Dengan memaknai kembali hidup kita dunia ini yang hanya sementara akan lebih berarti. Hidup ini akan diwarnai dengan menebar kebaikan dan menghadirkan manfaat bagi sesama manusia dan seluruh alam semesta. Sehingga Islam bener-bener menjadi rahmat bagi semesta alam. (Mir)

You may also like