Perjalanan Hidup Terberat adalah Memanfaatkan Waktu

GENIAL.  Kualitas perjalanan kehidupan manusia tergantung bagaimana memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Barang siapa yang mampu memanfaatkan waktu yang dimiliki dengan sebaik-baiknya maka mereka akan meraih kemenangan.

Perjalanan hidup manusia yang terberat adalah bagaimana memanfaatkan waktu yang telah Allah titipkan. Seperti mengutip pernyataan dari Ibnul Qayyim “Memanfaatkan waktu lebih berat dari pada memperbaiki masa lalu dan masa depan. Memanfaatkan waktu berarti melakukan amal-amal utama, yang berguna bagi diri dan banyak membawa kebahagiaan. Dalam hal ini, manusia terbagi menjadi beberapa tingkatan. Demi Allah, itulah kesempatanmu mengumpulkan bekal untuk menyongsong akhirat menuju Surga atau Neraka…” (lihat al-Fawa-id halaman 187-188).

Dalam memanfaatkan waktu sebagai muslim yang sejati haruslah menuju ke perjalanan akherat. Apakah waktu yang Allah titipkan saat menjalani perjalanan di alam dunia ini akan membawa kepada kebahagiaan dengan menempati surgaNya, atau waktu yang itulah yang kelak akan membawa kita kepada penderitaan yang abadi sebagai penghuni neraka.

Maka itu, Ibnul Qayyim mengingatkan kita agar waktu yang telah kita lalui sepenuhnya wujud penghambaan kepadaNya. Sehingga dalam setiap kegiatan atau aktivitas kita habiskan untuk menggapai keridhoanNya.

Kehidupan ini akan terus bergerak, maka jadilah kita menjadi manusia yang terus bergerak maju. Jangan sampai kita menjadi manusia yang bergerak mundur.

Kehidupan seorang hamba selalu berjalan, tidak berhenti. Kalau tidak ke atas, pasti ke bawah. Kalau gak maju pasti mundur ke belakang. Demikianlah detik-detik kehidupan yang berlalu cepat menuju surga atau neraka.  Nabi Muhammad SAW bersabda

“Setiap hari semua orang melanjutkan perjalanan hidupnya, keluar mempertaruhkan dirinya! Ada yang membebaskan diri dan ada pula yang mencelakakan dirinya,!” (HR. Muslim).

Marilah kita lalui waktu yang ada dengan terus bergerak maju.  Maju dalam arti selalu melakukan amal-amal shaleh. Sehingga kehidupan kita akan lebih berarti, dan kita akan bergerak maju menuju kehidupan yang abadi menjadi penghuni surga. [***]

Avatar
Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Wasekjen KNPI Pusat Kritik Rekonsiliasi Bersyarat

Genial. Wasekjen Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pusat, Amilan Hatta, sebut rekonsiliasi diperlukan sebagai bentuk kedaulatan rakyat, bukan sebatas bagi-bagi jabatan. Dia pun mengkritik...

PDIP Optimis Jadi Penentu Arah Koalisi di Pilkada Kabupaten Bima

GENIAL. Hasil Pemilu Legislatif 2019 PDI Perjuangan Kabupaten Bima hanya mampu meraih dua kursi dari 6 Dapil. Perolehan ini memang agak menurun bila dibandingkan dengan...

PDIP Ingatkan PKB Koalisi Bukan Perhitungan Untung Rugi

GENIAL. Politisi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menegaskan koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf bukan diikat oleh perhitungan untung rugi. Karena itu, tak layak apabila ada partai yang...

Elit PDIP Sarankan Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS Tetap Jadi Oposisi

GENIAL. Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira menyarankan partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 untuk tetap mengambil posisi sebagai oposisi...

Kader PDIP Kalbar Solid Dukung Megawati

GENIAL. Jelang kongres PDI Perjuangan awal agustus 2019, dukungan untuk Megawati soekarnoputri kembali memimpin partai berlambang moncong putih tersebut semakin solid. Hal ini di...

Reforma Agraria Program Estafet dari Soekarno ke Jokowi

GENIAL. Reforma agraria terus dilakukan oleh pemerintahan Presiden Jokowi. Belum lama ini, Pemerintah menyediakan lahan yang cukup untuk dapat dikelola oleh koperasi melalui program...

Perjalanan Hidup Terberat adalah Memanfaatkan Waktu

GENIAL.  Kualitas perjalanan kehidupan manusia tergantung bagaimana memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Barang siapa yang mampu memanfaatkan waktu yang dimiliki dengan sebaik-baiknya maka mereka akan meraih kemenangan.

Perjalanan hidup manusia yang terberat adalah bagaimana memanfaatkan waktu yang telah Allah titipkan. Seperti mengutip pernyataan dari Ibnul Qayyim “Memanfaatkan waktu lebih berat dari pada memperbaiki masa lalu dan masa depan. Memanfaatkan waktu berarti melakukan amal-amal utama, yang berguna bagi diri dan banyak membawa kebahagiaan. Dalam hal ini, manusia terbagi menjadi beberapa tingkatan. Demi Allah, itulah kesempatanmu mengumpulkan bekal untuk menyongsong akhirat menuju Surga atau Neraka…” (lihat al-Fawa-id halaman 187-188).

Dalam memanfaatkan waktu sebagai muslim yang sejati haruslah menuju ke perjalanan akherat. Apakah waktu yang Allah titipkan saat menjalani perjalanan di alam dunia ini akan membawa kepada kebahagiaan dengan menempati surgaNya, atau waktu yang itulah yang kelak akan membawa kita kepada penderitaan yang abadi sebagai penghuni neraka.

Maka itu, Ibnul Qayyim mengingatkan kita agar waktu yang telah kita lalui sepenuhnya wujud penghambaan kepadaNya. Sehingga dalam setiap kegiatan atau aktivitas kita habiskan untuk menggapai keridhoanNya.

Kehidupan ini akan terus bergerak, maka jadilah kita menjadi manusia yang terus bergerak maju. Jangan sampai kita menjadi manusia yang bergerak mundur.

Kehidupan seorang hamba selalu berjalan, tidak berhenti. Kalau tidak ke atas, pasti ke bawah. Kalau gak maju pasti mundur ke belakang. Demikianlah detik-detik kehidupan yang berlalu cepat menuju surga atau neraka.  Nabi Muhammad SAW bersabda

“Setiap hari semua orang melanjutkan perjalanan hidupnya, keluar mempertaruhkan dirinya! Ada yang membebaskan diri dan ada pula yang mencelakakan dirinya,!” (HR. Muslim).

Marilah kita lalui waktu yang ada dengan terus bergerak maju.  Maju dalam arti selalu melakukan amal-amal shaleh. Sehingga kehidupan kita akan lebih berarti, dan kita akan bergerak maju menuju kehidupan yang abadi menjadi penghuni surga. [***]

Avatar
Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Bob Marley di Mata Saya

GENIAL. Stasiun Bandung, 1993. Dengan masih menggunakan seragam putih-abu, kami bertujuh menyambangi rumah Cunong, buat mendapatkan se-amplop ”Paket Hemat.” Enam linting, barang Aceh katanya,...

Wasekjen KNPI Pusat Kritik Rekonsiliasi Bersyarat

Genial. Wasekjen Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pusat, Amilan Hatta, sebut rekonsiliasi diperlukan sebagai bentuk kedaulatan rakyat, bukan sebatas bagi-bagi jabatan. Dia pun mengkritik...

PDIP Belum Ajukan Nama Menteri kepada Jokowi

Genial. Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan,  Ahmad Basarah mengatakan calon menteri dari kader PDIP yang akan diajukan kepada presiden terpilih Joko Widodo, merupakan...

Elit PDIP Sarankan Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS Tetap Jadi Oposisi

GENIAL. Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira menyarankan partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 untuk tetap mengambil posisi sebagai oposisi...

Haedar: Pertemuan Jokowi dan Prabowo Menjadi Energi Bagi Kehidupan Kebangsaan

GENIAL. Pertemuan  yang dilakukan oleh Joko Widodo dan Prabowo Subianto  merupakan momentum yang bagus dalam kehidupan politik kebangsaan. Bahkan pertemuan ini sangat ditunggu-tunggu oleh...

Jawahir Siap Pimpin DPC PDIP Bener Meriah

GENIAL. DPC PDI Perjuangan Bener Meriah dalam waktu dekat akan segera melaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab) untuk menentukan struktural pengurus DPC periode 2019-2024. Sebelumnya diajukan...
Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial