Peristiwa 3 Juli

GENIAL. Pada tanggal 3 Juli, sejumlah peristiwa di berbagai belahan dunia terjadi. Di antara peristiwa itu adalah:

Pada tanggal 3 Juli 324, perang Saudara Romawi yang kedua meletus di dekat Adrianopolis—sekarang Edirne, Turki—melibatkan pasukan Kekaisaran Romawi yang dipimpin Konstantinus I dan pasukan Kekaisaran Bizantium pimpinan Licinus. Pertempuran yang lantas dikenang dengan nama Pertempuran Andrianapolis itu berakhir dengan kemenangan Kekaisaran Romawi.

Pada tanggal 3 Juli 987, Hugh Capet dinobatkan sebagai raja Prancis. Ia adalah orang yang mengawali kekuasaan Dinasti Capetian di Prancis hingga meletusnya Revolusi Prancis pada 1792.

Pada tanggal 3 Juli 1608, kota Quebec yang kini menjadi bagian dari Kanada didirikan oleh seorang penjelajah asal Prancis, Samuel de Champlain. Samuel adalah orang penting dalam perkembangan Kanada karena ia dianggap telah membuat peta wilayah Kanada secara akurat sehingga memudahkan bangsa Prancis mendirikan permukiman di Kanada.

Pada tanggal 3 Juli 1754, pasukan Inggris pimpinan George Washington menyerah kepada pasukan Prancis yang dipimpin Louis Coulon de Villiers dalam Pertempuran Benteng Necessity di dekat wliayah yang kini dikenal dengan nama Farmington dan Uniontown, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS). Dalam pertempuran tersebut, pasukan Prancis dibantu pasukan pribumi AS yang dikenal sebagai orang Indian.

Pada tanggal 3 Juli 1944, pasukan Uni Soviet membebaskan Kota Minsk di Belarusia dari cengkeraman tentara Jerman. Pembebasan kota tersebut adalah bagian dari Operasi Bargation yang dilakukan pasukan Uni Soviet sejak 22 Juni hingga 19 Agustus 1944.

Pada tanggal 3 Juli 1946, usaha perebutan kekuasaan atau kudeta dilakukan pihak oposisi—kelompok Persatuan Perjuangan—terhadap pemerintahan Kabinet Sjahrir II di Indonesia. Pemicu peristiwa ini adalah ketidakpuasan pihak oposisi terhadap politik diplomasi yang dilakukan pemerintah Indonesia terhadap Belanda. Kelompok ini menginginkan pengakuan kedaulatan penuh, sedangkan kabinet yang berkuasa hanya menuntut pengakuan kedaulatan atas Jawa dan Madura. Peristiwa itu lantas dikenang dengan nama Peristiwa 3 juli 1946.

Pada tanggal 3 Juli 1962, Presiden Prancis Charles de Gaulle mengumumkan bahwa dirinya telah memberi kemerdekaan penuh kepada Aljazair. Meski demikian, secara resmi, Aljazair dinyatakan merdeka dua hari kemudian.

Pada tanggal 3 Juli 1969, pesawat ulang-alik milik Uni Soviet N-1 meledak saat diluncurkan ke luar angkasa. Peristiwa itu menjadi ledakan pesawat ulang-alik terbesar sepanjang sejarah.

Pada tanggal 3 Juli 1987, sebastian Vettel lahir di Heppenheim, Jerman Barat. Kini, ia dikenal luas sebagai pembalap Formula 1. Sepanjang kariernya, Vettel telah berhasil menjuarai Formula 1 sebanyak empat kali, yakni pada 2010, 2011, 2012, dan 2013.

Pada tanggal 3 Juli 1988, kapal Perang milik Amerika Serikat (AS) menembak jatuh pesawat milik Iran Air dengan nomor penerbangan IR655 yang melintas di atas Teluk Persia. Padahal, pesawat tersebut adalah pesawat penumpang yang sama sekali tak ada hubungannya dengan konflik bersenjata. Pihak AS mengaku telah salah mengidentifikasi pesawat tersebut sebagai pesawat tempur F-14 Tomcat. Akibat insiden itu, seluruh awak dan penumpang pesawat berjumlah 290 orang tewas. [***]

Avatar
Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Wasekjen KNPI Pusat Kritik Rekonsiliasi Bersyarat

Genial. Wasekjen Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pusat, Amilan Hatta, sebut rekonsiliasi diperlukan sebagai bentuk kedaulatan rakyat, bukan sebatas bagi-bagi jabatan. Dia pun mengkritik...

PDIP Optimis Jadi Penentu Arah Koalisi di Pilkada Kabupaten Bima

GENIAL. Hasil Pemilu Legislatif 2019 PDI Perjuangan Kabupaten Bima hanya mampu meraih dua kursi dari 6 Dapil. Perolehan ini memang agak menurun bila dibandingkan dengan...

PDIP Ingatkan PKB Koalisi Bukan Perhitungan Untung Rugi

GENIAL. Politisi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menegaskan koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf bukan diikat oleh perhitungan untung rugi. Karena itu, tak layak apabila ada partai yang...

Elit PDIP Sarankan Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS Tetap Jadi Oposisi

GENIAL. Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira menyarankan partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 untuk tetap mengambil posisi sebagai oposisi...

Kader PDIP Kalbar Solid Dukung Megawati

GENIAL. Jelang kongres PDI Perjuangan awal agustus 2019, dukungan untuk Megawati soekarnoputri kembali memimpin partai berlambang moncong putih tersebut semakin solid. Hal ini di...

Reforma Agraria Program Estafet dari Soekarno ke Jokowi

GENIAL. Reforma agraria terus dilakukan oleh pemerintahan Presiden Jokowi. Belum lama ini, Pemerintah menyediakan lahan yang cukup untuk dapat dikelola oleh koperasi melalui program...

Peristiwa 3 Juli

GENIAL. Pada tanggal 3 Juli, sejumlah peristiwa di berbagai belahan dunia terjadi. Di antara peristiwa itu adalah:

Pada tanggal 3 Juli 324, perang Saudara Romawi yang kedua meletus di dekat Adrianopolis—sekarang Edirne, Turki—melibatkan pasukan Kekaisaran Romawi yang dipimpin Konstantinus I dan pasukan Kekaisaran Bizantium pimpinan Licinus. Pertempuran yang lantas dikenang dengan nama Pertempuran Andrianapolis itu berakhir dengan kemenangan Kekaisaran Romawi.

Pada tanggal 3 Juli 987, Hugh Capet dinobatkan sebagai raja Prancis. Ia adalah orang yang mengawali kekuasaan Dinasti Capetian di Prancis hingga meletusnya Revolusi Prancis pada 1792.

Pada tanggal 3 Juli 1608, kota Quebec yang kini menjadi bagian dari Kanada didirikan oleh seorang penjelajah asal Prancis, Samuel de Champlain. Samuel adalah orang penting dalam perkembangan Kanada karena ia dianggap telah membuat peta wilayah Kanada secara akurat sehingga memudahkan bangsa Prancis mendirikan permukiman di Kanada.

Pada tanggal 3 Juli 1754, pasukan Inggris pimpinan George Washington menyerah kepada pasukan Prancis yang dipimpin Louis Coulon de Villiers dalam Pertempuran Benteng Necessity di dekat wliayah yang kini dikenal dengan nama Farmington dan Uniontown, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS). Dalam pertempuran tersebut, pasukan Prancis dibantu pasukan pribumi AS yang dikenal sebagai orang Indian.

Pada tanggal 3 Juli 1944, pasukan Uni Soviet membebaskan Kota Minsk di Belarusia dari cengkeraman tentara Jerman. Pembebasan kota tersebut adalah bagian dari Operasi Bargation yang dilakukan pasukan Uni Soviet sejak 22 Juni hingga 19 Agustus 1944.

Pada tanggal 3 Juli 1946, usaha perebutan kekuasaan atau kudeta dilakukan pihak oposisi—kelompok Persatuan Perjuangan—terhadap pemerintahan Kabinet Sjahrir II di Indonesia. Pemicu peristiwa ini adalah ketidakpuasan pihak oposisi terhadap politik diplomasi yang dilakukan pemerintah Indonesia terhadap Belanda. Kelompok ini menginginkan pengakuan kedaulatan penuh, sedangkan kabinet yang berkuasa hanya menuntut pengakuan kedaulatan atas Jawa dan Madura. Peristiwa itu lantas dikenang dengan nama Peristiwa 3 juli 1946.

Pada tanggal 3 Juli 1962, Presiden Prancis Charles de Gaulle mengumumkan bahwa dirinya telah memberi kemerdekaan penuh kepada Aljazair. Meski demikian, secara resmi, Aljazair dinyatakan merdeka dua hari kemudian.

Pada tanggal 3 Juli 1969, pesawat ulang-alik milik Uni Soviet N-1 meledak saat diluncurkan ke luar angkasa. Peristiwa itu menjadi ledakan pesawat ulang-alik terbesar sepanjang sejarah.

Pada tanggal 3 Juli 1987, sebastian Vettel lahir di Heppenheim, Jerman Barat. Kini, ia dikenal luas sebagai pembalap Formula 1. Sepanjang kariernya, Vettel telah berhasil menjuarai Formula 1 sebanyak empat kali, yakni pada 2010, 2011, 2012, dan 2013.

Pada tanggal 3 Juli 1988, kapal Perang milik Amerika Serikat (AS) menembak jatuh pesawat milik Iran Air dengan nomor penerbangan IR655 yang melintas di atas Teluk Persia. Padahal, pesawat tersebut adalah pesawat penumpang yang sama sekali tak ada hubungannya dengan konflik bersenjata. Pihak AS mengaku telah salah mengidentifikasi pesawat tersebut sebagai pesawat tempur F-14 Tomcat. Akibat insiden itu, seluruh awak dan penumpang pesawat berjumlah 290 orang tewas. [***]

Avatar
Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Bob Marley di Mata Saya

GENIAL. Stasiun Bandung, 1993. Dengan masih menggunakan seragam putih-abu, kami bertujuh menyambangi rumah Cunong, buat mendapatkan se-amplop ”Paket Hemat.” Enam linting, barang Aceh katanya,...

Wasekjen KNPI Pusat Kritik Rekonsiliasi Bersyarat

Genial. Wasekjen Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pusat, Amilan Hatta, sebut rekonsiliasi diperlukan sebagai bentuk kedaulatan rakyat, bukan sebatas bagi-bagi jabatan. Dia pun mengkritik...

PDIP Belum Ajukan Nama Menteri kepada Jokowi

Genial. Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan,  Ahmad Basarah mengatakan calon menteri dari kader PDIP yang akan diajukan kepada presiden terpilih Joko Widodo, merupakan...

Elit PDIP Sarankan Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS Tetap Jadi Oposisi

GENIAL. Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira menyarankan partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 untuk tetap mengambil posisi sebagai oposisi...

Haedar: Pertemuan Jokowi dan Prabowo Menjadi Energi Bagi Kehidupan Kebangsaan

GENIAL. Pertemuan  yang dilakukan oleh Joko Widodo dan Prabowo Subianto  merupakan momentum yang bagus dalam kehidupan politik kebangsaan. Bahkan pertemuan ini sangat ditunggu-tunggu oleh...

Jawahir Siap Pimpin DPC PDIP Bener Meriah

GENIAL. DPC PDI Perjuangan Bener Meriah dalam waktu dekat akan segera melaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab) untuk menentukan struktural pengurus DPC periode 2019-2024. Sebelumnya diajukan...
Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial