Model Bisnis Agroforestry Petani Muda Garut

Genial—Sejumlah petani muda di Kabupaten Garut, Jawa Barat, berinisiatif membentuk koperasi untuk mengelola usaha wanatani komoditas kayu dan jeruk di kawasan hutan produksi milik Perhutani.

Saat ini, mereka telah merintis kelompok koperasi yang beranggotakan para petani muda dan mengelola kebun jeruk seluas 3 hektar di Desa Mekarsari, Cikajang, Garut.

Ketua Kelompok Koperasi Eptilu Incorporated (KEi) ini adalah Rizal Fahreza. Rizal merupakan sarjana dari sebuah perguruan tinggi ternama di Bandung yang baru berusia 27 tahun. Ia dan rekan-rekannya yang rata-rata berusia di bawah 35 tahun mengusahakan budidaya jeruk siam Garut, tomat, dan kentang serta produk hortikultura lainnya sejak 2017.

Kelompok koperasi itu pada awalnya disarankan untuk segera memiliki badan hukum yang representatif agar dapat mengelola hutan produksi di kawasan Perhutani seluas 100 hektar. Kemudian diputuskan kelembagaan dalam bentuk koperasi sehingga mereka berinisiatif membentuk KEi dengan model pengelolaan agroforestry business.

Rizal pun mengembangkan usaha utama jeruk siam dengan latar belakang potensi pasar buah di Indonesia yang masih begitu besar atau baru terpenuhi 20 persen dari seluruh kebutuhan.

Sejumlah inovasi yang telah dilakukan di antaranya membuka pasar khusus untuk kafe, restoran, konsumen perusahaan, dan konsumen perumahan di wilayah Garut, Bandung, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, dan Jakarta. KEi juga mengelola produksi, distribusi, hingga marketing produk sayuran.

Bahkan KEi juga membangun kebun wisata agro yang mulai banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Dan untuk melengkapi kegiatan, koperasi tersebut pun membangun pusat pelatihan untuk petani muda.

Avatar
Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Konsep GBHN yang Diusulkan PDIP Berbeda dengan Zaman Orba

GENIAL. Wakil Ketua MPR yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menjelaskan, konsep Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang diusulkan PDI Perjuangan berbeda...

Lima Bersaudara Dilantik Jadi Anggota DPRD

GENIAL. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, periode 2019-2024, menjadi saksi bisu keberhasilan lima bersaudara....

Abdul Rafiq Potensial untuk Ketua DPRD Sumbawa

GENIAL. DPC PDI Perjuangan Sumbawa setidaknya menyiapkan tiga nama yang dicalonkan sebagai Ketua DPRD. Ketiga nama tersebut adalah Abdul Rafiq, Gita Liesbano, dan Eddy...

PDIP Unjuk Gigi Tim Penanggulangan Bencana

GENIAL. PDI Perjuangan unjuk gigi penanganan cepat penanggulangan bencana yang terjadi di Tanah Air saat delegasi Rusia menyambangi Kantor DPP PDI Perjuangan di Jakarta,...

Anak Kartosuwiryo Berikrar Setia Pada NKRI di Hadapan Wiranto

GENIAL. Sarjono Kartosuwiryo, anak dari Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo, tokoh utama Gerakan DI/TII yang hendak mendirikan Negara Islam Indonesia, membaca ikrar setia terhadap Pancasila, UUD...

Manipol USDEK, GBHN di Era Bung Karno

GENIAL. Wacana untuk menghidupkan kembali Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) semakin mengemuka saat ini. Adalah PDI Perjuangan yang paling gencar mengusung wacana tersebut. Tujuannya,...

Model Bisnis Agroforestry Petani Muda Garut

Genial—Sejumlah petani muda di Kabupaten Garut, Jawa Barat, berinisiatif membentuk koperasi untuk mengelola usaha wanatani komoditas kayu dan jeruk di kawasan hutan produksi milik Perhutani.

Saat ini, mereka telah merintis kelompok koperasi yang beranggotakan para petani muda dan mengelola kebun jeruk seluas 3 hektar di Desa Mekarsari, Cikajang, Garut.

Ketua Kelompok Koperasi Eptilu Incorporated (KEi) ini adalah Rizal Fahreza. Rizal merupakan sarjana dari sebuah perguruan tinggi ternama di Bandung yang baru berusia 27 tahun. Ia dan rekan-rekannya yang rata-rata berusia di bawah 35 tahun mengusahakan budidaya jeruk siam Garut, tomat, dan kentang serta produk hortikultura lainnya sejak 2017.

Kelompok koperasi itu pada awalnya disarankan untuk segera memiliki badan hukum yang representatif agar dapat mengelola hutan produksi di kawasan Perhutani seluas 100 hektar. Kemudian diputuskan kelembagaan dalam bentuk koperasi sehingga mereka berinisiatif membentuk KEi dengan model pengelolaan agroforestry business.

Rizal pun mengembangkan usaha utama jeruk siam dengan latar belakang potensi pasar buah di Indonesia yang masih begitu besar atau baru terpenuhi 20 persen dari seluruh kebutuhan.

Sejumlah inovasi yang telah dilakukan di antaranya membuka pasar khusus untuk kafe, restoran, konsumen perusahaan, dan konsumen perumahan di wilayah Garut, Bandung, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, dan Jakarta. KEi juga mengelola produksi, distribusi, hingga marketing produk sayuran.

Bahkan KEi juga membangun kebun wisata agro yang mulai banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Dan untuk melengkapi kegiatan, koperasi tersebut pun membangun pusat pelatihan untuk petani muda.

Avatar
Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Lima Bersaudara Dilantik Jadi Anggota DPRD

GENIAL. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, periode 2019-2024, menjadi saksi bisu keberhasilan lima bersaudara....

Lord Didi dan Romantisme Orang Jawa

GENIAL.  Tentu banyak unsur sehingga Didi Kempot dijuluki sebagai Lord Didi dan lebih dari itu “The Godfather of Broken Heart”. Yang jelas, dia diuntungkan...

Konsep GBHN yang Diusulkan PDIP Berbeda dengan Zaman Orba

GENIAL. Wakil Ketua MPR yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menjelaskan, konsep Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang diusulkan PDI Perjuangan berbeda...

Djarot Sindir Anies, Jomblo kok Betah!

GENIAL. Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat mempertanyakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang masih betah ‘menjomblo’ memimpin Ibu Kota. Djarot yang pernah...

Relawan Eksponen HMI Pro Jokowi Minta Jaksa Agung Jangan Partisan

GENIAL. Wacana perebutan posisi Jaksa agung jadi bahasan politisi partai koalisi Jokowi. Tentu saja, wacana "perebutan" posisi Jaksa agung tidak elok. Pasalnya sebagai bagian...

Abdul Rafiq Potensial untuk Ketua DPRD Sumbawa

GENIAL. DPC PDI Perjuangan Sumbawa setidaknya menyiapkan tiga nama yang dicalonkan sebagai Ketua DPRD. Ketiga nama tersebut adalah Abdul Rafiq, Gita Liesbano, dan Eddy...
Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial