Menikmati Roti Dicelup Khamr

Genial—Walaupun roti merupakan makanan pokok orang UK, saya tidak serta merta terpapar jadi suka roti. apalagi di tanah air saya bukan termasuk tipe cowok yang suka Sari Roti, atau kalau laper beli roti di mini market.

Tipe roti yang saya suka hanya Roti Sidodadi yg dijual di Otista Bandung, Roti Kasino di Gang Kote, dan Roti Jie Seng yang bermarkas di Andir.

Eta geuning beuki roti ? Iya, khilaf, hihihi.

Saat senggang, untuk mendapatkan roti Djie Seng, sebagaimana diajarkan Mamah Allaahu Yarham, suka saya beli langsung di pabriknya. Dari jaman Mamah belum pakai kerudung sehingga dipanggil Cici, ke jaman Mamah awal berkerudung sehingga dikira mualaf, sampai kemudian dipanggil Bu Hajjah, Djie Seng menjadi sahabat keluarga kami dikala iseng. Roti Susunya adalah roti susu terbaik saya kira, untuk dicelupkan ke kopi, terutama kopi dangdut.

Di UK berbagai macam jenis roti tidak satupun yang menarik atau bikin ngebet, sampai akhirnya saya menemukan Roti Uncle John’s.

Roti Uncle John’s ini pertamakali saya temukan di halal market langganan. Si Neudibilleh, pemuda Turki pegawai toko yang mempromosikan.

“Bu kahve ile yemek için en iyi ekmek,” katanya.

“Aradığım şey bu,” jawab saya ramah.

Anak saya tanya, apa katanya, Pah?

Ini roti yang cocok dimakan bareng kopi. Neudibilleh pun mengangguk-angguk bersemangat.

Roti Uncle John’s ini ternyata memang nikmat dimakan bareng kopi. Kopi tok. Tanpa gula tanpa susu. Rotinya sendiri sudah manis, tapi tidak terlalu giung.

Roti ini ternyata resep keluarga John Mensah, imigran Ghana, yang datang ke London sejak 23 tahun lalu. Pangsa pasar terbesar mereka para pendatang dari Mediteran dan Middle East.

Orang UK sendiri, terutama yang tua-tua kurang menyukai roti jenis ini. Kenapa?

“Iyi ekmek bilmiyorum, bu yüzden koku kokuyor,” kata si Neudibilleh.

Dasar weh teu nyaho roti ngeunah, jadi hitutna sok barau, kitu ceunah Shif. Oooh, i see i see.

Apa yang disampaikan si Neudibilleh itu memang ada benarnya. Pengalaman saya bergaul dengan bule di sini, suka ujug-ujug bau mledek weh, padahal saya enggak kentut. Oh, jadi karena roti tateh.

Kalau dikaitkan dengan Roti Uncle John’s barangkali memang ada benarnya. Roti ini memang sepertinya tidak memakai bahan pengembang, sebagaimana roti-roti mini market kita atau roti-roti umum yang dikonsumsi orang UK, yang ditengarai pakar kesehatan bisa menaikkan kadar asam lambung. Ketika disantap, dia mengenyangkan, walau hanya dua keping saja. Aroma roti inipun khas.

Wanginya ketika kita membuka kemasannya seolah-olah kita sedang berada di dapur Primarasa atau dapur Kueh Kopaka, bagi yang pernah masuk ke sana. Wangi yang menimbulkan nafsu makan. Wangi yang membuat mommy-mommy dan sosialita rela antri di Primarasa sehari sebelum lebaran.

Roti Uncle John’s menjadi sahabat sahur keluarga di sini. Iris roti menjadi dua keping, selipkan keju diantara keduanya, tumis dgn butter vegan 1 menit, angkat ketika keju meleleh, dan roti pun siap dinikmati.

Kalau pas sahur pasangannya bukan cikopi, melainkan dengan Miras. Kalau pas ifthar pasangannya dgn Khamr.

Astaghfirullah, antum maksiat!

Sabar, sabar, dahulukan berprasangka baik. Miras itu singkatan dari minuman Rasulullah, yaitu Air Zamzam. Sementara Khamr artinya Kopi Hayam Merak.

Avatar
Abu Rashif
Orang Sunda yang tinggal di Inggris

Baca Juga

Populer

Mitos Angry Boy di Antara Patung Erotis Di Oslo

Genial—Ada mitos warga Oslo, Norwegia: apabila datang ke Norwegia, dan ingin kembali ke negara ini untuk kali kedua dan seterusnya, maka harus menemui dan...

Dua Peristiwa Besar di Bulan Ramadan

Genial—Ada banyak peristiwa bersejarah di bulan Ramadhan. Di antaranya ada dua peristiwa besar yang perlu diketahui umat muslim. Pertama, Peristiwa Perang Badar. Pada hari ke-17 Ramadhan...

Baitul Muslimin Indonesia Ajak Umat Islam Maknai Isra Mikraj Demi Indonesia Maju

JAKARTA - Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) organisasi sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, mengajak umat Islam di Indonesia untuk berani tampil dan...

Catatan Hukum tentang Diskualifikasi

GENIAL. Prabowo-Sandi memohon Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan atau mendiskualifikasi Jokowi-Ma'ruf sebagai peserta Pilpres 2019. Alasan yang mendasari pendiskualifikasian karena melakukan pelanggaran dan kecurangan secara...

Apa Saja Isi Museum Bapak Drama Modern

Genial—Bila berkunjung ke Norwegia, jangan lupa mampir ke Museum Ibsen di Oslo. Letak museum ini berada di tengah kota Oslo, persis di jalan di...

Din Syamsuddin dan Tantangan Perdamaian Dunia

Per Desember 2014 perusahaan analis risiko Verisk Maplecroft yang berbasis di Inggris melaporkan, pada tahun 2014 angka korban tewas akibat aksi terorisme meningkat hampir...

Menikmati Roti Dicelup Khamr

Genial—Walaupun roti merupakan makanan pokok orang UK, saya tidak serta merta terpapar jadi suka roti. apalagi di tanah air saya bukan termasuk tipe cowok yang suka Sari Roti, atau kalau laper beli roti di mini market.

Tipe roti yang saya suka hanya Roti Sidodadi yg dijual di Otista Bandung, Roti Kasino di Gang Kote, dan Roti Jie Seng yang bermarkas di Andir.

Eta geuning beuki roti ? Iya, khilaf, hihihi.

Saat senggang, untuk mendapatkan roti Djie Seng, sebagaimana diajarkan Mamah Allaahu Yarham, suka saya beli langsung di pabriknya. Dari jaman Mamah belum pakai kerudung sehingga dipanggil Cici, ke jaman Mamah awal berkerudung sehingga dikira mualaf, sampai kemudian dipanggil Bu Hajjah, Djie Seng menjadi sahabat keluarga kami dikala iseng. Roti Susunya adalah roti susu terbaik saya kira, untuk dicelupkan ke kopi, terutama kopi dangdut.

Di UK berbagai macam jenis roti tidak satupun yang menarik atau bikin ngebet, sampai akhirnya saya menemukan Roti Uncle John’s.

Roti Uncle John’s ini pertamakali saya temukan di halal market langganan. Si Neudibilleh, pemuda Turki pegawai toko yang mempromosikan.

“Bu kahve ile yemek için en iyi ekmek,” katanya.

“Aradığım şey bu,” jawab saya ramah.

Anak saya tanya, apa katanya, Pah?

Ini roti yang cocok dimakan bareng kopi. Neudibilleh pun mengangguk-angguk bersemangat.

Roti Uncle John’s ini ternyata memang nikmat dimakan bareng kopi. Kopi tok. Tanpa gula tanpa susu. Rotinya sendiri sudah manis, tapi tidak terlalu giung.

Roti ini ternyata resep keluarga John Mensah, imigran Ghana, yang datang ke London sejak 23 tahun lalu. Pangsa pasar terbesar mereka para pendatang dari Mediteran dan Middle East.

Orang UK sendiri, terutama yang tua-tua kurang menyukai roti jenis ini. Kenapa?

“Iyi ekmek bilmiyorum, bu yüzden koku kokuyor,” kata si Neudibilleh.

Dasar weh teu nyaho roti ngeunah, jadi hitutna sok barau, kitu ceunah Shif. Oooh, i see i see.

Apa yang disampaikan si Neudibilleh itu memang ada benarnya. Pengalaman saya bergaul dengan bule di sini, suka ujug-ujug bau mledek weh, padahal saya enggak kentut. Oh, jadi karena roti tateh.

Kalau dikaitkan dengan Roti Uncle John’s barangkali memang ada benarnya. Roti ini memang sepertinya tidak memakai bahan pengembang, sebagaimana roti-roti mini market kita atau roti-roti umum yang dikonsumsi orang UK, yang ditengarai pakar kesehatan bisa menaikkan kadar asam lambung. Ketika disantap, dia mengenyangkan, walau hanya dua keping saja. Aroma roti inipun khas.

Wanginya ketika kita membuka kemasannya seolah-olah kita sedang berada di dapur Primarasa atau dapur Kueh Kopaka, bagi yang pernah masuk ke sana. Wangi yang menimbulkan nafsu makan. Wangi yang membuat mommy-mommy dan sosialita rela antri di Primarasa sehari sebelum lebaran.

Roti Uncle John’s menjadi sahabat sahur keluarga di sini. Iris roti menjadi dua keping, selipkan keju diantara keduanya, tumis dgn butter vegan 1 menit, angkat ketika keju meleleh, dan roti pun siap dinikmati.

Kalau pas sahur pasangannya bukan cikopi, melainkan dengan Miras. Kalau pas ifthar pasangannya dgn Khamr.

Astaghfirullah, antum maksiat!

Sabar, sabar, dahulukan berprasangka baik. Miras itu singkatan dari minuman Rasulullah, yaitu Air Zamzam. Sementara Khamr artinya Kopi Hayam Merak.

Avatar
Abu Rashif
Orang Sunda yang tinggal di Inggris

Baca Juga

Populer

Mitos Angry Boy di Antara Patung Erotis Di Oslo

Genial—Ada mitos warga Oslo, Norwegia: apabila datang ke Norwegia, dan ingin kembali ke negara ini untuk kali kedua dan seterusnya, maka harus menemui dan...

Dua Peristiwa Besar di Bulan Ramadan

Genial—Ada banyak peristiwa bersejarah di bulan Ramadhan. Di antaranya ada dua peristiwa besar yang perlu diketahui umat muslim. Pertama, Peristiwa Perang Badar. Pada hari ke-17 Ramadhan...

Baitul Muslimin Indonesia Ajak Umat Islam Maknai Isra Mikraj Demi Indonesia Maju

JAKARTA - Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) organisasi sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, mengajak umat Islam di Indonesia untuk berani tampil dan...

Catatan Hukum tentang Diskualifikasi

GENIAL. Prabowo-Sandi memohon Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan atau mendiskualifikasi Jokowi-Ma'ruf sebagai peserta Pilpres 2019. Alasan yang mendasari pendiskualifikasian karena melakukan pelanggaran dan kecurangan secara...

Apa Saja Isi Museum Bapak Drama Modern

Genial—Bila berkunjung ke Norwegia, jangan lupa mampir ke Museum Ibsen di Oslo. Letak museum ini berada di tengah kota Oslo, persis di jalan di...

Din Syamsuddin dan Tantangan Perdamaian Dunia

Per Desember 2014 perusahaan analis risiko Verisk Maplecroft yang berbasis di Inggris melaporkan, pada tahun 2014 angka korban tewas akibat aksi terorisme meningkat hampir...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial