Menikmati Negeri Kiwi (Bagian 3)

Genial—Di antara orang Indonesia yang saya temui di Wellington adalah Reynold Tagore. Dia menjadi tenaga kerja asal Indonesia yang sudah ada di NZ sejak tahun 2012. Pria berusia 39 tahun ini kerja di bidang film. Film-film Hollywood banyak yang sudah digarapnya. Ia bagian digital dan pewarnaan.

Reynold saya temui sambil makan siang di kawasan Weta Digital. Weta merupakan grup perusahaan dunia yang terlibat dalam pembuatan film-film box office seperti serial Marvel. Terutama, film-film yang mengambil lokasi shooting di Selandia Baru, seperti film Lord of The Ring dan The Hobbit.

Di sebuah rumah makan Thailand di kawasan Weta Digital, Reynold bercerita bahwa ia suka sekali dengan film Lord of The Rings. Saat mau difilm-kan, pria asal Surabaya ini pun langsung terpesona dan langsung mencari cara dan mencari tahu bagaimana cara membuatnya.

Reynold, yang suka bikin gambar-gambar monster, kemudian belajar teknik-teknik pembuatan sosok-sosok yang ada di dalam film, terutama dari sisi digital. Setelah itu, Reynold mencoba melamar kerja di Weta. Namun sayang, lamaran Reynold ditolak. Tak kapok, Reynlod terus mencoba. Dan akhirnya diterima, setelah empat kali ditolak.

“Setelah dua tahun mempelajari, saya kemudian apply atau melamar pekerjaan ke Weta tidak diterima, saya coba lagi juga tidak diterima, dan masuk tahun kelima baru diterima,” kata Reynold, yang sangat murah senyum ini.

Setelah diterima, Reynold pun terlibat dalam pembuatan beberapa film seperti The Hobbit, Iron Man, Man of Steel, Wolverine, Alvin and The Chipmunks dan Justice League. Reynold pun ikut terlibat dalam pewarnaan sejumlah sosok dalam film The Hobbit. Ia lah yang mewarnai tokoh Troll, Org dan Goblin.

“Saya juga bikin 10 kostum Iron Man, Wolverine saya bikin musuhnya, Alvin and The Chipmunks saya bikin Chipmunk-nya, dan ada juga film lainnya seperti Man Of Steel dan Justice League,” kata Reynold.

Reynold termasuk orang yang mengagumi sosok Presiden Joko Widodo. Maka dalam pertemuan orang Indonesia di KBRI, pada pekan pertama di bulan Maret, Reynold senang karena mendengar kabar Jokowi akan datang ke Wellington.

“Saya kagum sama pak Jokowi, makanya saya ingin memberikan sesuatu untuk Indonesia dan pak Jokowi. Tapi karena skill saya cuma bisa bikin patung dan warna, akhirnya saya kontak KBRI Wellington dan menyampaikan ingin membuat Patung Garuda buat pak Jokowi,” jelasnya.

Pada 18 Maret 2018 lalu, ketika Jokowi benar-benar datang ke Wellington, Reynold menyerahkan patung Garuda Wisnu Kencana kepada Joko Widodo (Jokowi) Presiden RI sebagai tanda hubungan diplomatik Indonesia-Selandia Baru yang ke-60 tahun.

Sukses di bidang yang digeluti, Reynold berpesan kepada generasi muda Indonesia. Anak-anak muda Indonesia tak boleh mudah menyerah meski pernah mengalami kegagalan. Bila tertarik pada satu bidang, maka tekuni saja. Hasil tak pernah mengkhianati proses, dan keberhasilan akan segera datang menyapa.

“Kalau ingin melakukan sesuatu, Jalankan 100 persen dan bandingkan diri kita kalau mau berhasil dengan level internasional, jangan di level lokal. Fokus ke kekurangan kita sendiri dan perbaiki. Jangan fokus kekurangan orang lain,” demikian Reynold.

Avatar
Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Wasekjen KNPI Pusat Kritik Rekonsiliasi Bersyarat

Genial. Wasekjen Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pusat, Amilan Hatta, sebut rekonsiliasi diperlukan sebagai bentuk kedaulatan rakyat, bukan sebatas bagi-bagi jabatan. Dia pun mengkritik...

PDIP Optimis Jadi Penentu Arah Koalisi di Pilkada Kabupaten Bima

GENIAL. Hasil Pemilu Legislatif 2019 PDI Perjuangan Kabupaten Bima hanya mampu meraih dua kursi dari 6 Dapil. Perolehan ini memang agak menurun bila dibandingkan dengan...

PDIP Ingatkan PKB Koalisi Bukan Perhitungan Untung Rugi

GENIAL. Politisi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menegaskan koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf bukan diikat oleh perhitungan untung rugi. Karena itu, tak layak apabila ada partai yang...

Elit PDIP Sarankan Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS Tetap Jadi Oposisi

GENIAL. Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira menyarankan partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 untuk tetap mengambil posisi sebagai oposisi...

Kader PDIP Kalbar Solid Dukung Megawati

GENIAL. Jelang kongres PDI Perjuangan awal agustus 2019, dukungan untuk Megawati soekarnoputri kembali memimpin partai berlambang moncong putih tersebut semakin solid. Hal ini di...

Reforma Agraria Program Estafet dari Soekarno ke Jokowi

GENIAL. Reforma agraria terus dilakukan oleh pemerintahan Presiden Jokowi. Belum lama ini, Pemerintah menyediakan lahan yang cukup untuk dapat dikelola oleh koperasi melalui program...

Menikmati Negeri Kiwi (Bagian 3)

Genial—Di antara orang Indonesia yang saya temui di Wellington adalah Reynold Tagore. Dia menjadi tenaga kerja asal Indonesia yang sudah ada di NZ sejak tahun 2012. Pria berusia 39 tahun ini kerja di bidang film. Film-film Hollywood banyak yang sudah digarapnya. Ia bagian digital dan pewarnaan.

Reynold saya temui sambil makan siang di kawasan Weta Digital. Weta merupakan grup perusahaan dunia yang terlibat dalam pembuatan film-film box office seperti serial Marvel. Terutama, film-film yang mengambil lokasi shooting di Selandia Baru, seperti film Lord of The Ring dan The Hobbit.

Di sebuah rumah makan Thailand di kawasan Weta Digital, Reynold bercerita bahwa ia suka sekali dengan film Lord of The Rings. Saat mau difilm-kan, pria asal Surabaya ini pun langsung terpesona dan langsung mencari cara dan mencari tahu bagaimana cara membuatnya.

Reynold, yang suka bikin gambar-gambar monster, kemudian belajar teknik-teknik pembuatan sosok-sosok yang ada di dalam film, terutama dari sisi digital. Setelah itu, Reynold mencoba melamar kerja di Weta. Namun sayang, lamaran Reynold ditolak. Tak kapok, Reynlod terus mencoba. Dan akhirnya diterima, setelah empat kali ditolak.

“Setelah dua tahun mempelajari, saya kemudian apply atau melamar pekerjaan ke Weta tidak diterima, saya coba lagi juga tidak diterima, dan masuk tahun kelima baru diterima,” kata Reynold, yang sangat murah senyum ini.

Setelah diterima, Reynold pun terlibat dalam pembuatan beberapa film seperti The Hobbit, Iron Man, Man of Steel, Wolverine, Alvin and The Chipmunks dan Justice League. Reynold pun ikut terlibat dalam pewarnaan sejumlah sosok dalam film The Hobbit. Ia lah yang mewarnai tokoh Troll, Org dan Goblin.

“Saya juga bikin 10 kostum Iron Man, Wolverine saya bikin musuhnya, Alvin and The Chipmunks saya bikin Chipmunk-nya, dan ada juga film lainnya seperti Man Of Steel dan Justice League,” kata Reynold.

Reynold termasuk orang yang mengagumi sosok Presiden Joko Widodo. Maka dalam pertemuan orang Indonesia di KBRI, pada pekan pertama di bulan Maret, Reynold senang karena mendengar kabar Jokowi akan datang ke Wellington.

“Saya kagum sama pak Jokowi, makanya saya ingin memberikan sesuatu untuk Indonesia dan pak Jokowi. Tapi karena skill saya cuma bisa bikin patung dan warna, akhirnya saya kontak KBRI Wellington dan menyampaikan ingin membuat Patung Garuda buat pak Jokowi,” jelasnya.

Pada 18 Maret 2018 lalu, ketika Jokowi benar-benar datang ke Wellington, Reynold menyerahkan patung Garuda Wisnu Kencana kepada Joko Widodo (Jokowi) Presiden RI sebagai tanda hubungan diplomatik Indonesia-Selandia Baru yang ke-60 tahun.

Sukses di bidang yang digeluti, Reynold berpesan kepada generasi muda Indonesia. Anak-anak muda Indonesia tak boleh mudah menyerah meski pernah mengalami kegagalan. Bila tertarik pada satu bidang, maka tekuni saja. Hasil tak pernah mengkhianati proses, dan keberhasilan akan segera datang menyapa.

“Kalau ingin melakukan sesuatu, Jalankan 100 persen dan bandingkan diri kita kalau mau berhasil dengan level internasional, jangan di level lokal. Fokus ke kekurangan kita sendiri dan perbaiki. Jangan fokus kekurangan orang lain,” demikian Reynold.

Avatar
Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Bob Marley di Mata Saya

GENIAL. Stasiun Bandung, 1993. Dengan masih menggunakan seragam putih-abu, kami bertujuh menyambangi rumah Cunong, buat mendapatkan se-amplop ”Paket Hemat.” Enam linting, barang Aceh katanya,...

Wasekjen KNPI Pusat Kritik Rekonsiliasi Bersyarat

Genial. Wasekjen Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pusat, Amilan Hatta, sebut rekonsiliasi diperlukan sebagai bentuk kedaulatan rakyat, bukan sebatas bagi-bagi jabatan. Dia pun mengkritik...

PDIP Belum Ajukan Nama Menteri kepada Jokowi

Genial. Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan,  Ahmad Basarah mengatakan calon menteri dari kader PDIP yang akan diajukan kepada presiden terpilih Joko Widodo, merupakan...

Elit PDIP Sarankan Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS Tetap Jadi Oposisi

GENIAL. Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira menyarankan partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 untuk tetap mengambil posisi sebagai oposisi...

Haedar: Pertemuan Jokowi dan Prabowo Menjadi Energi Bagi Kehidupan Kebangsaan

GENIAL. Pertemuan  yang dilakukan oleh Joko Widodo dan Prabowo Subianto  merupakan momentum yang bagus dalam kehidupan politik kebangsaan. Bahkan pertemuan ini sangat ditunggu-tunggu oleh...

Jawahir Siap Pimpin DPC PDIP Bener Meriah

GENIAL. DPC PDI Perjuangan Bener Meriah dalam waktu dekat akan segera melaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab) untuk menentukan struktural pengurus DPC periode 2019-2024. Sebelumnya diajukan...
Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial