Menikmati Negeri Kiwi (Bagian 2)

Genial—Tak sedikit, orang Indonesia yang mengadu nasib di negara di bagian bumi selatan, Selandia Baru. Bahkan total warga Indonesia yang ada di negeri Kiwi ini mencapai 5.000 orang.

Di antara orang yang cukup sukses di Selandia Baru itu adalah Herman.

Herman adalah tukang potong rambut. Pria kelahiran 32 tahun lalu di Sumbawa Nusa Tenggara Barat ini bukan tukang cukur biasa. Dengan integritas dan profesionalitas dalam bekerja, langganan Herman bukan main-main. Di antaranya adalah mantan Perdana Menteri Selandia Baru; Bill English. Duta Besar Indonesia Tantowi Yahya juga menjadi langganan Herman bila mau potong rambut.

Pada mulanya, Herman diajak sang kakak untuk bekerja di Selandia Baru. Hingga kini, sang Kakak sudah berada lima tahun di kota Wellington. Sementara Herman sudah tiga tahun. Sejak tiga tahun itulah Herman membuka usaha potong rambut yang ia beri nama Groom Barber and Stylish.

Sebagaimana yang terjadi pada umumnya di Selandia Baru, bahwa gaji maupun uang sewa dilakukan per minggu, bukan per bulan sebagaimana di Indonesia, maka Herman pun harus membayar untuk sewa tempat per minggu. Dalam seminggu, ia harus merogoh kocek sebesar 370 dolar Selandia Baru, atau sekitar Rp 4 juta.

Sewa ini tak terlalu memberatkan. Setiap hari, paling tidak ada 20 pelanggan yang datang. Bahkan bila akhir pekan bisa mencapai 30 orang.

Soal harga, Herman membagi dua. Untuk orang Selandia Baru ia tetapkan 37 dolar Selandia Baru per potong. Untuk orang Indonesia, karena rasa nasionalisme dan merasa keluarga sendiri, cukup dengan membayar 20 dolar Selandia Baru.

Rata-rata pendapatan Herman per hari bisa mencapai 400 sampai 600 dolar Selandia Baru per hari. Jadi penghasilan Herman dalam sehari cukup menutupi untuk sewa tempat selama 1 minggu. Keuntungan enam hari lainnya bisa Herman gunakan untuk sehari-hari dan untuk menabung.

Tentu saja, dengan kerja yang profesional, melayani 20 pelanggan per hari, Herman cukup kewalahan. Herman pun kini memiliki mitra kerja. Ia dibantu Lusi. Perempuan kelahiran 41 tahun ini asal Semarang.

Saya pun mencoba potong rambut di tempat Herman ini dengan membayar 20 dolar Selandia Baru.

Avatar
Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Wasekjen KNPI Pusat Kritik Rekonsiliasi Bersyarat

Genial. Wasekjen Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pusat, Amilan Hatta, sebut rekonsiliasi diperlukan sebagai bentuk kedaulatan rakyat, bukan sebatas bagi-bagi jabatan. Dia pun mengkritik...

PDIP Optimis Jadi Penentu Arah Koalisi di Pilkada Kabupaten Bima

GENIAL. Hasil Pemilu Legislatif 2019 PDI Perjuangan Kabupaten Bima hanya mampu meraih dua kursi dari 6 Dapil. Perolehan ini memang agak menurun bila dibandingkan dengan...

PDIP Ingatkan PKB Koalisi Bukan Perhitungan Untung Rugi

GENIAL. Politisi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menegaskan koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf bukan diikat oleh perhitungan untung rugi. Karena itu, tak layak apabila ada partai yang...

Kader PDIP Kalbar Solid Dukung Megawati

GENIAL. Jelang kongres PDI Perjuangan awal agustus 2019, dukungan untuk Megawati soekarnoputri kembali memimpin partai berlambang moncong putih tersebut semakin solid. Hal ini di...

Elit PDIP Sarankan Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS Tetap Jadi Oposisi

GENIAL. Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira menyarankan partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 untuk tetap mengambil posisi sebagai oposisi...

Reforma Agraria Program Estafet dari Soekarno ke Jokowi

GENIAL. Reforma agraria terus dilakukan oleh pemerintahan Presiden Jokowi. Belum lama ini, Pemerintah menyediakan lahan yang cukup untuk dapat dikelola oleh koperasi melalui program...

Menikmati Negeri Kiwi (Bagian 2)

Genial—Tak sedikit, orang Indonesia yang mengadu nasib di negara di bagian bumi selatan, Selandia Baru. Bahkan total warga Indonesia yang ada di negeri Kiwi ini mencapai 5.000 orang.

Di antara orang yang cukup sukses di Selandia Baru itu adalah Herman.

Herman adalah tukang potong rambut. Pria kelahiran 32 tahun lalu di Sumbawa Nusa Tenggara Barat ini bukan tukang cukur biasa. Dengan integritas dan profesionalitas dalam bekerja, langganan Herman bukan main-main. Di antaranya adalah mantan Perdana Menteri Selandia Baru; Bill English. Duta Besar Indonesia Tantowi Yahya juga menjadi langganan Herman bila mau potong rambut.

Pada mulanya, Herman diajak sang kakak untuk bekerja di Selandia Baru. Hingga kini, sang Kakak sudah berada lima tahun di kota Wellington. Sementara Herman sudah tiga tahun. Sejak tiga tahun itulah Herman membuka usaha potong rambut yang ia beri nama Groom Barber and Stylish.

Sebagaimana yang terjadi pada umumnya di Selandia Baru, bahwa gaji maupun uang sewa dilakukan per minggu, bukan per bulan sebagaimana di Indonesia, maka Herman pun harus membayar untuk sewa tempat per minggu. Dalam seminggu, ia harus merogoh kocek sebesar 370 dolar Selandia Baru, atau sekitar Rp 4 juta.

Sewa ini tak terlalu memberatkan. Setiap hari, paling tidak ada 20 pelanggan yang datang. Bahkan bila akhir pekan bisa mencapai 30 orang.

Soal harga, Herman membagi dua. Untuk orang Selandia Baru ia tetapkan 37 dolar Selandia Baru per potong. Untuk orang Indonesia, karena rasa nasionalisme dan merasa keluarga sendiri, cukup dengan membayar 20 dolar Selandia Baru.

Rata-rata pendapatan Herman per hari bisa mencapai 400 sampai 600 dolar Selandia Baru per hari. Jadi penghasilan Herman dalam sehari cukup menutupi untuk sewa tempat selama 1 minggu. Keuntungan enam hari lainnya bisa Herman gunakan untuk sehari-hari dan untuk menabung.

Tentu saja, dengan kerja yang profesional, melayani 20 pelanggan per hari, Herman cukup kewalahan. Herman pun kini memiliki mitra kerja. Ia dibantu Lusi. Perempuan kelahiran 41 tahun ini asal Semarang.

Saya pun mencoba potong rambut di tempat Herman ini dengan membayar 20 dolar Selandia Baru.

Avatar
Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Bob Marley di Mata Saya

GENIAL. Stasiun Bandung, 1993. Dengan masih menggunakan seragam putih-abu, kami bertujuh menyambangi rumah Cunong, buat mendapatkan se-amplop ”Paket Hemat.” Enam linting, barang Aceh katanya,...

Wasekjen KNPI Pusat Kritik Rekonsiliasi Bersyarat

Genial. Wasekjen Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pusat, Amilan Hatta, sebut rekonsiliasi diperlukan sebagai bentuk kedaulatan rakyat, bukan sebatas bagi-bagi jabatan. Dia pun mengkritik...

PDIP Belum Ajukan Nama Menteri kepada Jokowi

Genial. Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan,  Ahmad Basarah mengatakan calon menteri dari kader PDIP yang akan diajukan kepada presiden terpilih Joko Widodo, merupakan...

Elit PDIP Sarankan Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS Tetap Jadi Oposisi

GENIAL. Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira menyarankan partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 untuk tetap mengambil posisi sebagai oposisi...

Haedar: Pertemuan Jokowi dan Prabowo Menjadi Energi Bagi Kehidupan Kebangsaan

GENIAL. Pertemuan  yang dilakukan oleh Joko Widodo dan Prabowo Subianto  merupakan momentum yang bagus dalam kehidupan politik kebangsaan. Bahkan pertemuan ini sangat ditunggu-tunggu oleh...

Jawahir Siap Pimpin DPC PDIP Bener Meriah

GENIAL. DPC PDI Perjuangan Bener Meriah dalam waktu dekat akan segera melaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab) untuk menentukan struktural pengurus DPC periode 2019-2024. Sebelumnya diajukan...
Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial