Habibie Berpulang, Indonesia Kehilangan Tokoh Pelopor HAM

Genial. Wasekjen Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Amilan Hatta mengaku kehilangan sosok Presiden ketiga Republik Indonesia, BJ Habibie.

Di mata pria yang akrab disapa Milan ini, Habibie adalah tokoh pelopor hak azasi manusia (HAM) dalam konteks membebaskan Timor Timur melalui prosedur demokrasi yang sangat bermartabat, yakni jajak pendapat.

Selain itu, Habibie juga merupakan peletak tonggak demokrasi.

“Hal itu terlihat ketika pemerintahan beliau (Habibie) mengeluarkan UU Pemilu yang demokratis, jujur dan adil serta membuka kran kebebasan pers,” kata Milan, Rabu (11/9).

Milan juga mengatakan Habibie adalah figur yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Hal itu tampak tatkala Habibie “pulang kampung” setelah sekolah di Jerman karena semata ingin mengabdi kepada Tanah Air.

“Padahal di Jerman beliau sudah bekerja dengan gaji yang sangat tinggi,” katanya.

Milan juga menyatakan Habibie berjasa bagi industri dirgantara nasional. Lahirnya Industri Pesawat Terbang Nusantara (sekarang PT Dirgantara Indonesia)
menjadi titik awal dari pembangunan kedirgantaraan kita yg diproduksi oleh buah pikiran dan tangan anak bangsa sendiri.

“Dan IPTN melahirkan karya besar, salah satunya adalah pesawat N250,” kata Milan.

Hal itu, lanjut Milan, bisa diwujudkan Habibie karena beliau merupakan “produk” pengembangan sumber daya manusia (SDM) di era pemerintahan Presiden Republik Indonesia (RI) pertama, Soekarno. Soekarno yang memang bercita-cita agar Indonesia Berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri dalam pembangunan ekonominya, mulai mengirim putra-putri terbaik untuk sekolah ke luar negeri.

Salah satu tujuan pengiriman para pelajar itu adalah pengembangan kapal terbang penumpang atau pembuatan kapal laut yang mengangkut barang-barang.

“Dan pak Habibie termasuk pelajar pilihan itu. Jadi, bisa dikatakan bahwa beliau adalah produk pengembangan SDM era Bung Karno,” kata Milan.

BJ Habibie meninggal di RSPAD Gatot Soebroto pada Rabu (11/9) dalam usia 83 tahun. Habibie telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019.(Mir)

Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Ketum Hipmi 2019-2022 Dijabat Kader PDI Perjuangan

Genial. CEO PT Batulicin 69 dan PT Maming 69, Mardani H Maming resmi terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode kepengurusan...

Ada Pihak yang Menyerang Pribadi, PDIP Siap Pasang Badan untuk Jokowi

Genial. PDI Perjuangan pasang badan saat pribadi Presiden RI, Joko Widodo yang juga kader banteng diserang terkait pro kontra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)."Kami mengkritik...

Kisah Habibie di Ujung Kekuasaan Soeharto: Terima Telepon Mengejutkan dari Menko Ginandjar

Genial. BJ. Habibie, Presiden ke-3 Republik Indonesia, mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta, pada sekira pukul 18.05 WIB,...

Rafiq Pimpin DPRD Sumbawa, Segera Diparipurnakan

Genial. Sumbawa Besar - Keempat calon Pimpinan DPRD, A. Rafiq dari PDIP (Ketua), M. Ansori dari Partai Gerindra (Wakil Ketua), Syamsul Fikri M.Si dari...

Konsolidasi di Kalbar, PDIP Target Menang Minimal 60 Persen di Pilkada 2020

Genial. Di Pilkada Serentak 2020, akan ada pemilihan kepala daerah baru di 7 wilayah kabupaten/kota. Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengatakan pihaknya...

Sejarah Penyusunan Naskah Proklamasi

Tulisan ini pernah dimuat di jurnal Negarawan tahun 2006 Membuka Catatan Sejarah: Detik-Detik Proklamasi, 17 Agustus 1945***Rombongan penjemput tiba di Rengasdengklok sekitar pukul 17.00....

Habibie Berpulang, Indonesia Kehilangan Tokoh Pelopor HAM

Genial. Wasekjen Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Amilan Hatta mengaku kehilangan sosok Presiden ketiga Republik Indonesia, BJ Habibie.

Di mata pria yang akrab disapa Milan ini, Habibie adalah tokoh pelopor hak azasi manusia (HAM) dalam konteks membebaskan Timor Timur melalui prosedur demokrasi yang sangat bermartabat, yakni jajak pendapat.

Selain itu, Habibie juga merupakan peletak tonggak demokrasi.

“Hal itu terlihat ketika pemerintahan beliau (Habibie) mengeluarkan UU Pemilu yang demokratis, jujur dan adil serta membuka kran kebebasan pers,” kata Milan, Rabu (11/9).

Milan juga mengatakan Habibie adalah figur yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Hal itu tampak tatkala Habibie “pulang kampung” setelah sekolah di Jerman karena semata ingin mengabdi kepada Tanah Air.

“Padahal di Jerman beliau sudah bekerja dengan gaji yang sangat tinggi,” katanya.

Milan juga menyatakan Habibie berjasa bagi industri dirgantara nasional. Lahirnya Industri Pesawat Terbang Nusantara (sekarang PT Dirgantara Indonesia)
menjadi titik awal dari pembangunan kedirgantaraan kita yg diproduksi oleh buah pikiran dan tangan anak bangsa sendiri.

“Dan IPTN melahirkan karya besar, salah satunya adalah pesawat N250,” kata Milan.

Hal itu, lanjut Milan, bisa diwujudkan Habibie karena beliau merupakan “produk” pengembangan sumber daya manusia (SDM) di era pemerintahan Presiden Republik Indonesia (RI) pertama, Soekarno. Soekarno yang memang bercita-cita agar Indonesia Berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri dalam pembangunan ekonominya, mulai mengirim putra-putri terbaik untuk sekolah ke luar negeri.

Salah satu tujuan pengiriman para pelajar itu adalah pengembangan kapal terbang penumpang atau pembuatan kapal laut yang mengangkut barang-barang.

“Dan pak Habibie termasuk pelajar pilihan itu. Jadi, bisa dikatakan bahwa beliau adalah produk pengembangan SDM era Bung Karno,” kata Milan.

BJ Habibie meninggal di RSPAD Gatot Soebroto pada Rabu (11/9) dalam usia 83 tahun. Habibie telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019.(Mir)

Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Desa Poto Kab. Sumbawa Percontohan Pemajuan Kebudayaan di Indonesia

Desa Poto merupakan satu-satunya desa di kawasan timur Indonesia yang terpilih, dan akan direplikasi oleh desa-desa lainnya di Indonesia.

Ketum Hipmi 2019-2022 Dijabat Kader PDI Perjuangan

Genial. CEO PT Batulicin 69 dan PT Maming 69, Mardani H Maming resmi terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode kepengurusan...

Sebut Jokowi Salah Urus Negara, Alumni HMI: Pernyataan Amien Sangat Naif dan Lecehkan Pilihan Rakyat

Genial. Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Mahmuddin Muslim menilai pernyataan Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais yang menyebut pemerintahan Jokowi-JK sudah salah urus...

Lima Bersaudara Dilantik Jadi Anggota DPRD

GENIAL. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, periode 2019-2024, menjadi saksi bisu keberhasilan lima bersaudara....

Ada Pihak yang Menyerang Pribadi, PDIP Siap Pasang Badan untuk Jokowi

Genial. PDI Perjuangan pasang badan saat pribadi Presiden RI, Joko Widodo yang juga kader banteng diserang terkait pro kontra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)."Kami mengkritik...

Kemendikbud Gelar Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional

GENIAL. Upaya untuk mewujudkan peningkatan kualitas pembangunan manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing terus dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Salah...

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial