Dinilai Janggal, Tender Stadion BMW Diminta Libatkan KPK

Genial. Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan Ima Mahdiah mengatakan, tender Stadion Jakarta Internasional Stadium (JIS) atau biasa dikenal dengan Stadion BMW tengah jadi sorotan.

Hal itu, lanjutnya, lantaran PT Wijaya Karya memenangkan tender dengan nilai lebih tinggi dibandingkan PT Adhi Karya.

Untuk itu, ujarnya, PDI Perjuangan akan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait hasil tender.

Ima menjelaskan pasalnya ada selisih Rp300 miliar dalam penentuan pemenang tender stadion terbesar di Jakarta itu. Demikian dilansir dari Gesuri.id Rabu (11/9).

“Ini jadi gaduh karena hasil akhir lelangnya memenangkan KSO WG-JAKON-PP sebesar Rp4,08 triliun lebih mahal dari KSO Adhi Karya-Hutama Karya-Nindya Karya-Indah Karya,” katanya, Senin (9/9).

Untuk itu, dia meminta kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk menjelaskan menjelaskan mengenai proses tender tersebut. Bagaimana BUMD tersebut bisa memenangkan PT WIjaya Karya dengan nilai penawaran paling tinggi.

“Jakpro dan Pemprov harus menjelaskan alasan kenapa akhirnya memilih KSO yang lebih mahal. Jika perlu KPK harus turun tangan, karena ini pembangunannya menggunakan uang rakyat,” tegasnya.

Selain itu, Ima juga menyayangkan sikap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menganggap remeh mengenai tender tersebut. Dia menilai, salah satu penyebab tender ini bermasalah adalah sikap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

“Saya lihat komentar Pak Anies Baswedan bukannya menjelaskan mengenai aspek teknis ini, malah menyerang BUMN-BUMN yang terlibat. Ini masalah kan menjadi berlarut-larut karena tidak ada ketegasan dari Pak Gubernur,” tutupnya.

Untuk diketahui peserta tender pembangunan Stadion BMW hanya diikuti 2 peserta. Peserta kerja sama operasional (KSO) pertama adalah PT Wijaya Karya Bangunan Gedung-PT Jaya Konstruksi-PT PP. Sementara KSO kedua, PT Adhi Karya-PT Hutama Karya-PT Nindya Karya-PT Indah Karya.

Menariknya, KSO Wijaya Karya menang dengan nilai penawaran lebih tinggi dibandingkan dengan KSO Adhi Karya. Dalam dokumen Pengumuman Peringkat Nomor: 006/KU5000/102/VII/2019 tertanggal 8 Agustus 2019 yang diterima merdeka.com, KSO Adhi Karya memberikan harga penawaran Rp3.782.969.000.000, atau lebih rendah Rp300 miliar dari KSO Wijaya Karya.

Dalam dokumen tersebut, KSO Wijaya Karya mendapatkan nilai teknis 66,14 persen dan nilai harga 27,78 persen. Sementara KSO Adhi Karya mendapatkan nilai teknis 60,17 persen dan nilai harga 15 persen.(Mil)

Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Ketum Hipmi 2019-2022 Dijabat Kader PDI Perjuangan

Genial. CEO PT Batulicin 69 dan PT Maming 69, Mardani H Maming resmi terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode kepengurusan...

Ada Pihak yang Menyerang Pribadi, PDIP Siap Pasang Badan untuk Jokowi

Genial. PDI Perjuangan pasang badan saat pribadi Presiden RI, Joko Widodo yang juga kader banteng diserang terkait pro kontra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)."Kami mengkritik...

Kisah Habibie di Ujung Kekuasaan Soeharto: Terima Telepon Mengejutkan dari Menko Ginandjar

Genial. BJ. Habibie, Presiden ke-3 Republik Indonesia, mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta, pada sekira pukul 18.05 WIB,...

Rafiq Pimpin DPRD Sumbawa, Segera Diparipurnakan

Genial. Sumbawa Besar - Keempat calon Pimpinan DPRD, A. Rafiq dari PDIP (Ketua), M. Ansori dari Partai Gerindra (Wakil Ketua), Syamsul Fikri M.Si dari...

Konsolidasi di Kalbar, PDIP Target Menang Minimal 60 Persen di Pilkada 2020

Genial. Di Pilkada Serentak 2020, akan ada pemilihan kepala daerah baru di 7 wilayah kabupaten/kota. Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengatakan pihaknya...

Sejarah Penyusunan Naskah Proklamasi

Tulisan ini pernah dimuat di jurnal Negarawan tahun 2006 Membuka Catatan Sejarah: Detik-Detik Proklamasi, 17 Agustus 1945***Rombongan penjemput tiba di Rengasdengklok sekitar pukul 17.00....

Dinilai Janggal, Tender Stadion BMW Diminta Libatkan KPK

Genial. Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan Ima Mahdiah mengatakan, tender Stadion Jakarta Internasional Stadium (JIS) atau biasa dikenal dengan Stadion BMW tengah jadi sorotan.

Hal itu, lanjutnya, lantaran PT Wijaya Karya memenangkan tender dengan nilai lebih tinggi dibandingkan PT Adhi Karya.

Untuk itu, ujarnya, PDI Perjuangan akan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait hasil tender.

Ima menjelaskan pasalnya ada selisih Rp300 miliar dalam penentuan pemenang tender stadion terbesar di Jakarta itu. Demikian dilansir dari Gesuri.id Rabu (11/9).

“Ini jadi gaduh karena hasil akhir lelangnya memenangkan KSO WG-JAKON-PP sebesar Rp4,08 triliun lebih mahal dari KSO Adhi Karya-Hutama Karya-Nindya Karya-Indah Karya,” katanya, Senin (9/9).

Untuk itu, dia meminta kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk menjelaskan menjelaskan mengenai proses tender tersebut. Bagaimana BUMD tersebut bisa memenangkan PT WIjaya Karya dengan nilai penawaran paling tinggi.

“Jakpro dan Pemprov harus menjelaskan alasan kenapa akhirnya memilih KSO yang lebih mahal. Jika perlu KPK harus turun tangan, karena ini pembangunannya menggunakan uang rakyat,” tegasnya.

Selain itu, Ima juga menyayangkan sikap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menganggap remeh mengenai tender tersebut. Dia menilai, salah satu penyebab tender ini bermasalah adalah sikap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

“Saya lihat komentar Pak Anies Baswedan bukannya menjelaskan mengenai aspek teknis ini, malah menyerang BUMN-BUMN yang terlibat. Ini masalah kan menjadi berlarut-larut karena tidak ada ketegasan dari Pak Gubernur,” tutupnya.

Untuk diketahui peserta tender pembangunan Stadion BMW hanya diikuti 2 peserta. Peserta kerja sama operasional (KSO) pertama adalah PT Wijaya Karya Bangunan Gedung-PT Jaya Konstruksi-PT PP. Sementara KSO kedua, PT Adhi Karya-PT Hutama Karya-PT Nindya Karya-PT Indah Karya.

Menariknya, KSO Wijaya Karya menang dengan nilai penawaran lebih tinggi dibandingkan dengan KSO Adhi Karya. Dalam dokumen Pengumuman Peringkat Nomor: 006/KU5000/102/VII/2019 tertanggal 8 Agustus 2019 yang diterima merdeka.com, KSO Adhi Karya memberikan harga penawaran Rp3.782.969.000.000, atau lebih rendah Rp300 miliar dari KSO Wijaya Karya.

Dalam dokumen tersebut, KSO Wijaya Karya mendapatkan nilai teknis 66,14 persen dan nilai harga 27,78 persen. Sementara KSO Adhi Karya mendapatkan nilai teknis 60,17 persen dan nilai harga 15 persen.(Mil)

Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Desa Poto Kab. Sumbawa Percontohan Pemajuan Kebudayaan di Indonesia

Desa Poto merupakan satu-satunya desa di kawasan timur Indonesia yang terpilih, dan akan direplikasi oleh desa-desa lainnya di Indonesia.

Ketum Hipmi 2019-2022 Dijabat Kader PDI Perjuangan

Genial. CEO PT Batulicin 69 dan PT Maming 69, Mardani H Maming resmi terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode kepengurusan...

Sebut Jokowi Salah Urus Negara, Alumni HMI: Pernyataan Amien Sangat Naif dan Lecehkan Pilihan Rakyat

Genial. Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Mahmuddin Muslim menilai pernyataan Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais yang menyebut pemerintahan Jokowi-JK sudah salah urus...

Lima Bersaudara Dilantik Jadi Anggota DPRD

GENIAL. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, periode 2019-2024, menjadi saksi bisu keberhasilan lima bersaudara....

Ada Pihak yang Menyerang Pribadi, PDIP Siap Pasang Badan untuk Jokowi

Genial. PDI Perjuangan pasang badan saat pribadi Presiden RI, Joko Widodo yang juga kader banteng diserang terkait pro kontra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)."Kami mengkritik...

Kemendikbud Gelar Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional

GENIAL. Upaya untuk mewujudkan peningkatan kualitas pembangunan manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing terus dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Salah...

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial