Dewi Tanjung Laporkan Akun @LisaAmartatara3

GENIAL. Kader PDI Perjuangan, Dewi Tanjung, melaporkan akun media sosial Twitter @LisaAmartatara3 karena diduga telah melakukan penghinaan terhadap PDI Perjuangan. Akun tersebut dilaporkan karena telah mengunggah jika PDI Perjuangan telah menyewa pekerja seks komersial (PSK) selama Kongres V di Bali pada 8-11 Agustus lalu.

“Hari ini saya dari bandara dari Bali langsung ke Polda Metro mau melaporkan akun yang bernama @LisaAmartatara3 yang jelas dalam bahasa dia menghina partai saya PDI Perjuangan dan masyarakat Bali,” papar Dewi seperti dikutip melalui laman CNN Indonesia.com.

Akun @LisaAmartatara3 mengunggah link berita dengan keterangan PDI Perjuangan telah menyewa PSK, yang ditulis artinya Penjaja Seks Komersial, selama di Bali.  Akun @LisaAmartatara3 menyebut PSK di Bali telah diuntungkan. Akun yang saat ini tidak bisa diakses itu memuat unggahannya pada 10 Agustus.

“Kongres PDI Perjuangan di Bali membawa berkah. Setidaknya, untuk para PSK (penjaja seks komersial). Para wanita malam itu mendapatkan rupiah lebih banyak dibanding hari biasa, karena banyaknya penggembira dan utusan kongres PDIP yang melakukan transaksi,” tulis @LisaAmartatara3.

Menurut Dewi, tindakannya melaporkan akun tersebut ke polisi untuk menjaga harga diri partainya. Dia juga membantah tudingan yang dibuat akun tersebut.  Hari pertama di Bali, kata Dewi, dilakukan pembukaan kongres dengan pendaftaran registrasi. Setelahnya dilanjutkan dengan acara seni budaya yang berlangsung hingga malam hari.

Pada hari kedua, Dewi menjelaskan, dilakukan sidang pleno. Sementara itu pada hari ketiga dilakukan sidang untuk memutuskan ketua umum partai dan strukturnya. “Jadi memang tidak ada waktu untuk kami keluar dari arena kongres. Di Bali itu cukup ketat sekali, kader kalau keluar itu langsung ditegur dan dicabut ID-nya dan KTA-nya oleh DPP partai,” tuturnya.

Dalam laporan itu, Dewi pun membawa barang bukti berupa screenshoot unggahan akun @LisaAmartatara3. Laporan Dewi diterima dengan nomor: LP/4952/VIII/2019/PMJ/Dit Reskrimsus tanggal 12 Agustus 2019.  Pemilik akun dilaporkan dengan Pasal pencemaran nama baik melalui media sosial, Pasal 27 ayat (3) junto Pasal 45 A ayat (3) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) [Mil]

Avatar
Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Konsep GBHN yang Diusulkan PDIP Berbeda dengan Zaman Orba

GENIAL. Wakil Ketua MPR yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menjelaskan, konsep Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang diusulkan PDI Perjuangan berbeda...

Lima Bersaudara Dilantik Jadi Anggota DPRD

GENIAL. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, periode 2019-2024, menjadi saksi bisu keberhasilan lima bersaudara....

Abdul Rafiq Potensial untuk Ketua DPRD Sumbawa

GENIAL. DPC PDI Perjuangan Sumbawa setidaknya menyiapkan tiga nama yang dicalonkan sebagai Ketua DPRD. Ketiga nama tersebut adalah Abdul Rafiq, Gita Liesbano, dan Eddy...

PDIP Unjuk Gigi Tim Penanggulangan Bencana

GENIAL. PDI Perjuangan unjuk gigi penanganan cepat penanggulangan bencana yang terjadi di Tanah Air saat delegasi Rusia menyambangi Kantor DPP PDI Perjuangan di Jakarta,...

Anak Kartosuwiryo Berikrar Setia Pada NKRI di Hadapan Wiranto

GENIAL. Sarjono Kartosuwiryo, anak dari Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo, tokoh utama Gerakan DI/TII yang hendak mendirikan Negara Islam Indonesia, membaca ikrar setia terhadap Pancasila, UUD...

Manipol USDEK, GBHN di Era Bung Karno

GENIAL. Wacana untuk menghidupkan kembali Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) semakin mengemuka saat ini. Adalah PDI Perjuangan yang paling gencar mengusung wacana tersebut. Tujuannya,...

Dewi Tanjung Laporkan Akun @LisaAmartatara3

GENIAL. Kader PDI Perjuangan, Dewi Tanjung, melaporkan akun media sosial Twitter @LisaAmartatara3 karena diduga telah melakukan penghinaan terhadap PDI Perjuangan. Akun tersebut dilaporkan karena telah mengunggah jika PDI Perjuangan telah menyewa pekerja seks komersial (PSK) selama Kongres V di Bali pada 8-11 Agustus lalu.

“Hari ini saya dari bandara dari Bali langsung ke Polda Metro mau melaporkan akun yang bernama @LisaAmartatara3 yang jelas dalam bahasa dia menghina partai saya PDI Perjuangan dan masyarakat Bali,” papar Dewi seperti dikutip melalui laman CNN Indonesia.com.

Akun @LisaAmartatara3 mengunggah link berita dengan keterangan PDI Perjuangan telah menyewa PSK, yang ditulis artinya Penjaja Seks Komersial, selama di Bali.  Akun @LisaAmartatara3 menyebut PSK di Bali telah diuntungkan. Akun yang saat ini tidak bisa diakses itu memuat unggahannya pada 10 Agustus.

“Kongres PDI Perjuangan di Bali membawa berkah. Setidaknya, untuk para PSK (penjaja seks komersial). Para wanita malam itu mendapatkan rupiah lebih banyak dibanding hari biasa, karena banyaknya penggembira dan utusan kongres PDIP yang melakukan transaksi,” tulis @LisaAmartatara3.

Menurut Dewi, tindakannya melaporkan akun tersebut ke polisi untuk menjaga harga diri partainya. Dia juga membantah tudingan yang dibuat akun tersebut.  Hari pertama di Bali, kata Dewi, dilakukan pembukaan kongres dengan pendaftaran registrasi. Setelahnya dilanjutkan dengan acara seni budaya yang berlangsung hingga malam hari.

Pada hari kedua, Dewi menjelaskan, dilakukan sidang pleno. Sementara itu pada hari ketiga dilakukan sidang untuk memutuskan ketua umum partai dan strukturnya. “Jadi memang tidak ada waktu untuk kami keluar dari arena kongres. Di Bali itu cukup ketat sekali, kader kalau keluar itu langsung ditegur dan dicabut ID-nya dan KTA-nya oleh DPP partai,” tuturnya.

Dalam laporan itu, Dewi pun membawa barang bukti berupa screenshoot unggahan akun @LisaAmartatara3. Laporan Dewi diterima dengan nomor: LP/4952/VIII/2019/PMJ/Dit Reskrimsus tanggal 12 Agustus 2019.  Pemilik akun dilaporkan dengan Pasal pencemaran nama baik melalui media sosial, Pasal 27 ayat (3) junto Pasal 45 A ayat (3) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) [Mil]

Avatar
Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Lima Bersaudara Dilantik Jadi Anggota DPRD

GENIAL. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, periode 2019-2024, menjadi saksi bisu keberhasilan lima bersaudara....

Lord Didi dan Romantisme Orang Jawa

GENIAL.  Tentu banyak unsur sehingga Didi Kempot dijuluki sebagai Lord Didi dan lebih dari itu “The Godfather of Broken Heart”. Yang jelas, dia diuntungkan...

Konsep GBHN yang Diusulkan PDIP Berbeda dengan Zaman Orba

GENIAL. Wakil Ketua MPR yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menjelaskan, konsep Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang diusulkan PDI Perjuangan berbeda...

Djarot Sindir Anies, Jomblo kok Betah!

GENIAL. Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat mempertanyakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang masih betah ‘menjomblo’ memimpin Ibu Kota. Djarot yang pernah...

Relawan Eksponen HMI Pro Jokowi Minta Jaksa Agung Jangan Partisan

GENIAL. Wacana perebutan posisi Jaksa agung jadi bahasan politisi partai koalisi Jokowi. Tentu saja, wacana "perebutan" posisi Jaksa agung tidak elok. Pasalnya sebagai bagian...

Abdul Rafiq Potensial untuk Ketua DPRD Sumbawa

GENIAL. DPC PDI Perjuangan Sumbawa setidaknya menyiapkan tiga nama yang dicalonkan sebagai Ketua DPRD. Ketiga nama tersebut adalah Abdul Rafiq, Gita Liesbano, dan Eddy...
Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial