Cara Menyikapi Mimpi Buruk Sesuai Tuntunan Nabi

GENIAL.  Pasti kita pernah mengalami mimpi buruk saat tidur. Dan, ada sebagian orang cemas atau was-was dalam menyikapi mimpi buruk yang hadir dalam tidur kita.

Sebagai seorang muslim saat mengalami mimpi buruk pasti ada pedoman dalam menyikapi mimpi buruk tersebut. Seperti dikutip dari buku  Panduan Amal Sehari Semalam: Memaknai Setiap Detik Kehidupan Dengan Beramal Shalih karya Abu Ihsan al-Atsari & Ummu Ihsan menjelaskan apabila kita mengalami mimpi buruk ada beberapa sikap yang dilakukan, antara lain:

Pertama, Meludah ke kiri sebanyak tiga kali. Apa yang kita lakukan ini bertujuan untuk mengusir syaitan. Pasalnya, mimpi buruk itu datangnya dari syaitan. Setelah meludah sebanyak tiga kali disunahkan membaca ta’awwudz.  “Aku berlindung kepada Allah dari godaan Syaitan yang terkutuk.”

Kedua, Mengubah posisi tidur dari posisi semula. Apa yang kita lakukan ini disunahkan oleh Nabi Muhammad. Petunjuk ini bisa dipetik dari hadist Nabi yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Abu Hurairah.

Nabi bersabda yang artinya “Jika seseorang dari kalian mengalami mimpi yang tidak ia suka maka hendaknya dia mengubah posisi tidur, meludah ke kiri tiga kali, memohon kepada Allah kebaikan mimpi itu dan berlindung kepada Allah dari keburukan.”

Ketiga. Bangun dan mengerjakan sholat dua rakataan. Apa yang kita lakukan ini bertujuan untuk mengusir syaitan dan memohon penjagaan Allah SWT. Rasullah memerintahkan hal tersebut dalam sabdanya;

“Maka jika salah seorang dari kalian mengalami mimpi yang tidak dia sukai, hendaklah dia bangun dan mengerjakan sholat, dan janganlah menceritakannya kepada orang lain,” (HR. Muslim dari Abu Hurairah).

Keempat. Tidak menafsirkan macam-macam. Nabi Muhammad SAW melarang menafsirkan mimpi yang buruk. Larangan ini sebagaimana disebut secara tegas di dalam sabda beliau. “Dan jika ia mengalami mimpi buruk, maka janganlah ia mentabirkan dan menceritakannya.” (Lihat Silsilah Ahadits ash-Shahihah no.1340).

Itulah perkara-perkara yang seharusnya diperbuat seorang muslim ketika mimpi buruk. Tentunya saja, apabila melaksanakan apa yang sudah dituntukan oleh Nabi, niscaya akan mendapatkan pahala dan mempi buruk tersebut tidak akan memudharatkannya, insya Allah.

Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Ketum Hipmi 2019-2022 Dijabat Kader PDI Perjuangan

Genial. CEO PT Batulicin 69 dan PT Maming 69, Mardani H Maming resmi terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode kepengurusan...

Ada Pihak yang Menyerang Pribadi, PDIP Siap Pasang Badan untuk Jokowi

Genial. PDI Perjuangan pasang badan saat pribadi Presiden RI, Joko Widodo yang juga kader banteng diserang terkait pro kontra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)."Kami mengkritik...

Kisah Habibie di Ujung Kekuasaan Soeharto: Terima Telepon Mengejutkan dari Menko Ginandjar

Genial. BJ. Habibie, Presiden ke-3 Republik Indonesia, mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta, pada sekira pukul 18.05 WIB,...

Rafiq Pimpin DPRD Sumbawa, Segera Diparipurnakan

Genial. Sumbawa Besar - Keempat calon Pimpinan DPRD, A. Rafiq dari PDIP (Ketua), M. Ansori dari Partai Gerindra (Wakil Ketua), Syamsul Fikri M.Si dari...

Konsolidasi di Kalbar, PDIP Target Menang Minimal 60 Persen di Pilkada 2020

Genial. Di Pilkada Serentak 2020, akan ada pemilihan kepala daerah baru di 7 wilayah kabupaten/kota. Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengatakan pihaknya...

Sejarah Penyusunan Naskah Proklamasi

Tulisan ini pernah dimuat di jurnal Negarawan tahun 2006 Membuka Catatan Sejarah: Detik-Detik Proklamasi, 17 Agustus 1945***Rombongan penjemput tiba di Rengasdengklok sekitar pukul 17.00....

Cara Menyikapi Mimpi Buruk Sesuai Tuntunan Nabi

GENIAL.  Pasti kita pernah mengalami mimpi buruk saat tidur. Dan, ada sebagian orang cemas atau was-was dalam menyikapi mimpi buruk yang hadir dalam tidur kita.

Sebagai seorang muslim saat mengalami mimpi buruk pasti ada pedoman dalam menyikapi mimpi buruk tersebut. Seperti dikutip dari buku  Panduan Amal Sehari Semalam: Memaknai Setiap Detik Kehidupan Dengan Beramal Shalih karya Abu Ihsan al-Atsari & Ummu Ihsan menjelaskan apabila kita mengalami mimpi buruk ada beberapa sikap yang dilakukan, antara lain:

Pertama, Meludah ke kiri sebanyak tiga kali. Apa yang kita lakukan ini bertujuan untuk mengusir syaitan. Pasalnya, mimpi buruk itu datangnya dari syaitan. Setelah meludah sebanyak tiga kali disunahkan membaca ta’awwudz.  “Aku berlindung kepada Allah dari godaan Syaitan yang terkutuk.”

Kedua, Mengubah posisi tidur dari posisi semula. Apa yang kita lakukan ini disunahkan oleh Nabi Muhammad. Petunjuk ini bisa dipetik dari hadist Nabi yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Abu Hurairah.

Nabi bersabda yang artinya “Jika seseorang dari kalian mengalami mimpi yang tidak ia suka maka hendaknya dia mengubah posisi tidur, meludah ke kiri tiga kali, memohon kepada Allah kebaikan mimpi itu dan berlindung kepada Allah dari keburukan.”

Ketiga. Bangun dan mengerjakan sholat dua rakataan. Apa yang kita lakukan ini bertujuan untuk mengusir syaitan dan memohon penjagaan Allah SWT. Rasullah memerintahkan hal tersebut dalam sabdanya;

“Maka jika salah seorang dari kalian mengalami mimpi yang tidak dia sukai, hendaklah dia bangun dan mengerjakan sholat, dan janganlah menceritakannya kepada orang lain,” (HR. Muslim dari Abu Hurairah).

Keempat. Tidak menafsirkan macam-macam. Nabi Muhammad SAW melarang menafsirkan mimpi yang buruk. Larangan ini sebagaimana disebut secara tegas di dalam sabda beliau. “Dan jika ia mengalami mimpi buruk, maka janganlah ia mentabirkan dan menceritakannya.” (Lihat Silsilah Ahadits ash-Shahihah no.1340).

Itulah perkara-perkara yang seharusnya diperbuat seorang muslim ketika mimpi buruk. Tentunya saja, apabila melaksanakan apa yang sudah dituntukan oleh Nabi, niscaya akan mendapatkan pahala dan mempi buruk tersebut tidak akan memudharatkannya, insya Allah.

Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Desa Poto Kab. Sumbawa Percontohan Pemajuan Kebudayaan di Indonesia

Desa Poto merupakan satu-satunya desa di kawasan timur Indonesia yang terpilih, dan akan direplikasi oleh desa-desa lainnya di Indonesia.

Ketum Hipmi 2019-2022 Dijabat Kader PDI Perjuangan

Genial. CEO PT Batulicin 69 dan PT Maming 69, Mardani H Maming resmi terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode kepengurusan...

Sebut Jokowi Salah Urus Negara, Alumni HMI: Pernyataan Amien Sangat Naif dan Lecehkan Pilihan Rakyat

Genial. Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Mahmuddin Muslim menilai pernyataan Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais yang menyebut pemerintahan Jokowi-JK sudah salah urus...

Lima Bersaudara Dilantik Jadi Anggota DPRD

GENIAL. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, periode 2019-2024, menjadi saksi bisu keberhasilan lima bersaudara....

Ada Pihak yang Menyerang Pribadi, PDIP Siap Pasang Badan untuk Jokowi

Genial. PDI Perjuangan pasang badan saat pribadi Presiden RI, Joko Widodo yang juga kader banteng diserang terkait pro kontra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)."Kami mengkritik...

Kemendikbud Gelar Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional

GENIAL. Upaya untuk mewujudkan peningkatan kualitas pembangunan manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing terus dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Salah...

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial