Berhasil Redam Konflik Perbatasan, PM Ethiopia Raih Nobel Perdamaian 2019

Genial – Perdana Menteri Ethiopia, Abiy Ahmed, dianugerahi Nobel Perdamaian 2019. Dia dianggap berhasil dalam meredam konflik sengketa perbatasan dengan Eritrea yang telah berlangsung selama dua dasawarsa.

Seperti dilansir Associated Press, Jumat (11/10), selain upaya meredam konflik, Institut Nobel Norwegia menyatakan Abiy dianggap berhasil dalam melakukan reformasi pemerintahan Ethiopia.

Meski demikian, sejumlah kalangan mengkritik pemberian Nobel Perdamaian kepada Abiy. Menurut mereka komite Nobel terburu-buru dalam melakukan itu, tetapi hal itu dibantah oleh mereka.

“Sekarang saatnya upaya Abiy Ahmed mendapat perhatian dan layak didukung,” demikian pernyataan Institut Nobel Norwegia.

Kantor Perdana Menteri Ethiopia menyambut penghargaan itu melalui cuitan di Twitter.

“Kami bangga sebagai bangsa,” demikian isi cuitan Abiy.

Menurut Institut Nobel Norwegia, penghargaan itu melambangkan mereka hendak mendukung proses yang tengah berjalan.

Komite Nobel juga menyatakan Abiy dianggap berhasil membantu meredam konflik yang terjadi di sejumlah negara tetangganya. Antara lain Eritrea dan Djibouti, Kenya dan Somalia, serta konflik internal di Sudan.

Walau demikian, situasi di dalam negeri Ethiopia juga belum benar-benar stabil. Sejumlah pertikaian masih kerap terjadi antara berbagai kelompok, terutama yang pro dan kontra terhadap kebijakan reformasi yang digaungkan Abiy.

Hingga saat ini tercatat sudah ada 99 pihak, baik individu dan 24 organisasi, penerima Nobel Perdamaian yang dilakukan sejak 1901. Penganugerahan itu dilakukan khusus di Ibu Kota Oslo, Norwegia.

Setiap pemenang mendapatkan uang sebesar US$918 ribu (Rp12,9 miliar), sebuah medali emas dan sertifikat. (Mil)

Baca Juga

Terkini

Ini Isi Pidato Lengkap Jokowi Pasca Dilantik

Genial - Joko Widodo dan Ma'ruf Amin resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. Dalam pidato pertamanya usai pelantikan, Jokowi menekankan pentingnya mendobrak...

Resmi! Jokowi – Ma’ruf Amin Jabat Presiden & Wakil Presiden RI

Genial - Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin telah mengucapkan sumpah sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Dengan demikian, Jokowi-Ma'ruf resmi menjadi RI-1...

Panglima TNI Jelang Pelantikan: Lancar dan Keamanan Terjaga

Genial - Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi-Ma'ruf Amin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama dengan Kapolri Jendral Tito Karnavian melakukan peninjauan ke...

Pengamat: Saat Ini yang Paling Dinanti Pengumuman Kabinet Kerja Jilid Dua

Genial - Menteri-menteri yang nantinya akan membantu Presiden Jokowi di periode kedua pemerintahannya haru mampu bekerja keras dan profesional. Ini harus benar-benar dilakukan untuk...

Megawati, SBY dan Prabowo Bakal Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma’ruf

Genial - Presiden- wakil presiden, Jokowi - Ma'ruf Amin akan dilantik hari ini, Minggu Minggu (20/10) di Gedung DPR/MPR, Jakarta. Pelantikan akan dilakukan oleh...

Prabowo Pastikan Hadiri Pelantikan Jokowi – Amin

Genial - Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri upacara pelantikan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, di...

Berhasil Redam Konflik Perbatasan, PM Ethiopia Raih Nobel Perdamaian 2019

Genial – Perdana Menteri Ethiopia, Abiy Ahmed, dianugerahi Nobel Perdamaian 2019. Dia dianggap berhasil dalam meredam konflik sengketa perbatasan dengan Eritrea yang telah berlangsung selama dua dasawarsa.

Seperti dilansir Associated Press, Jumat (11/10), selain upaya meredam konflik, Institut Nobel Norwegia menyatakan Abiy dianggap berhasil dalam melakukan reformasi pemerintahan Ethiopia.

Meski demikian, sejumlah kalangan mengkritik pemberian Nobel Perdamaian kepada Abiy. Menurut mereka komite Nobel terburu-buru dalam melakukan itu, tetapi hal itu dibantah oleh mereka.

“Sekarang saatnya upaya Abiy Ahmed mendapat perhatian dan layak didukung,” demikian pernyataan Institut Nobel Norwegia.

Kantor Perdana Menteri Ethiopia menyambut penghargaan itu melalui cuitan di Twitter.

“Kami bangga sebagai bangsa,” demikian isi cuitan Abiy.

Menurut Institut Nobel Norwegia, penghargaan itu melambangkan mereka hendak mendukung proses yang tengah berjalan.

Komite Nobel juga menyatakan Abiy dianggap berhasil membantu meredam konflik yang terjadi di sejumlah negara tetangganya. Antara lain Eritrea dan Djibouti, Kenya dan Somalia, serta konflik internal di Sudan.

Walau demikian, situasi di dalam negeri Ethiopia juga belum benar-benar stabil. Sejumlah pertikaian masih kerap terjadi antara berbagai kelompok, terutama yang pro dan kontra terhadap kebijakan reformasi yang digaungkan Abiy.

Hingga saat ini tercatat sudah ada 99 pihak, baik individu dan 24 organisasi, penerima Nobel Perdamaian yang dilakukan sejak 1901. Penganugerahan itu dilakukan khusus di Ibu Kota Oslo, Norwegia.

Setiap pemenang mendapatkan uang sebesar US$918 ribu (Rp12,9 miliar), sebuah medali emas dan sertifikat. (Mil)

Redaksihttps://www.genial.id/
Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Terkini

Joker: Antara Isu Ekologi dan Pesan Kemanusiaan

Genial. Watak manusia dan alam masa kini cenderung menampakkan wajah yang menakutkan. Ia suci, sekaligus menyimpan belati dalam dirinya, yang siap membunuh siapa saja....

Pesantren Persatuan Islam Pasca Terbitnya UU Pesantren

Terbitnya Undang- undang Pesantren harus dijadikan momentum perbaikan tata kelola pendidikan di Jamiyah Persatuan Islam yang selama ini terkesan tidak memiliki grand design sehingga...

Pemda Sumbawa Komit Support Poto Sebagai Desa Pemajuan Kebudayaan Dari Indonesia Timur

Genial. Jakarta - Desa Poto di Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditetapkan sebagai salah satu dari 10 desa percontohan pemajuan...

Ada Joker Di Antara Kita

Genial. Dalam trilogi The Dark Knight, musuh Batman (Christian Bale) yang paling kuat, hebat dan punya harga diri tinggi adalah Joker.Joker merupakan musuh yang...

Lama Puasa Juara, Leo/Daniel Harumkan Indonesia Pada Kejuaraan WJC 2019

Genial - Setelah berhasil mengalahkan wakil dari China Di Zi Jian/Wang Chang pada babak final yang berlangsung di Kazan Rusia, Minggu (13/10) pasangan wakil...

Palapa Ring “Tol Langit” Dengan Kapasitas 100 Gbps

Genial - Pemerintah era Joko Widodo telah meresmikan rampungnya proyek infrastruktur jaringan kabel optik, Palapa Ring alias 'Tol Langit' pada Senin (14/10). Pembangunan tulang punggung jaringan telekomunikasi yang...

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial