60 Orang Tewas Akibat Demo, Ulama Minta Pemerintah Irak Mengundurkan Diri

Genial – Sedikitnya 60 orang tewas dalam empat hari demonstrasi di Irak. Komisi Hak Asasi Manusia Irak menyampaikan jumlah tersebut mencakup 18 orang meninggal di satu rumah sakit di ibu kota Baghdad. Jumlah korban sebelumnya adalah 44 orang.

Komisi tidak merinci berapa banyak warga sipil atau pasukan keamanan yang tewas. Lebih dari 1.600 orang terluka, jumlah ini kemungkinan bertambah.

Ulama Irak, Moqtada Sadr, pun meminta pemerintah mengundurkan diri atas aksi kekerasan yang terus melonjak hingga Jumat (4/10). Para demonstran memprotes korupsi dan pengangguran di negara tersebut.

“Pemerintah harus mengundurkan diri dan pemilihan awal harus diadakan di bawah pengawasan PBB,” kata mantan pemimpin milisi Syiah itu dikutip AFP.

Tuntutan itu disampaikan untuk menghindari korban meninggal lebih banyak lagi. Dia menyatakan tidak bisa tinggal diam karena darah warga Irak telah tertumpah.

Di tengah aksi protes, sedikitnya 10 orang tewas, termasuk empat -dua polisi dan dua warga sipil- yang menurut pasukan keamanan ditembak mati oleh “penembak jitu tidak dikenal”. Wartawan AFP mendengar tembakan senapan otomatis yang cepat di seluruh ibu kota.

Pernyataan Sadr menambah tekanan baru pada Perdana Menteri Adel Abdel Mahdi saat ia berjuang meredakan kerusuhan.

Desakan itu disampaikan setelah pemimpin spiritual Syiah Ayatollah Besar Ali Sistani dalam khotbah tengah hari, mendesak pihak berwenang untuk mengindahkan tuntutan demonstran. Dia juga memperingatkan bahwa aksi protes dapat membesar kecuali jika langkah segera diambil.

Dalam pidato pertamanya sejak protes dimulai Selasa, perdana menteri berharap para penganggur muda yang turun ke jalan untuk bersabar. Dia mengatakan pemerintah belum genap berusia setahun dan membutuhkan lebih banyak waktu untuk melaksanakan reformasi.

Namun terlepas dari permintaan itu, pemerintah menerapkan jam malam dan memutus akses internet. Warga Irak akhirnya memadati Lapangan Tahrir yang ikonik pada Jumat dan terlibat bentrok dengan polisi antihuru-hara.

Pasukan keamanan mengawali dengan rentetan tembakan. Wartawan melihat beberapa orang terkena peluru, termasuk di kepala dan perut. (Mil) 

 

Baca Juga

Terkini

Ini Isi Pidato Lengkap Jokowi Pasca Dilantik

Genial - Joko Widodo dan Ma'ruf Amin resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. Dalam pidato pertamanya usai pelantikan, Jokowi menekankan pentingnya mendobrak...

Resmi! Jokowi – Ma’ruf Amin Jabat Presiden & Wakil Presiden RI

Genial - Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin telah mengucapkan sumpah sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Dengan demikian, Jokowi-Ma'ruf resmi menjadi RI-1...

Panglima TNI Jelang Pelantikan: Lancar dan Keamanan Terjaga

Genial - Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi-Ma'ruf Amin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama dengan Kapolri Jendral Tito Karnavian melakukan peninjauan ke...

Pengamat: Saat Ini yang Paling Dinanti Pengumuman Kabinet Kerja Jilid Dua

Genial - Menteri-menteri yang nantinya akan membantu Presiden Jokowi di periode kedua pemerintahannya haru mampu bekerja keras dan profesional. Ini harus benar-benar dilakukan untuk...

Megawati, SBY dan Prabowo Bakal Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma’ruf

Genial - Presiden- wakil presiden, Jokowi - Ma'ruf Amin akan dilantik hari ini, Minggu Minggu (20/10) di Gedung DPR/MPR, Jakarta. Pelantikan akan dilakukan oleh...

Prabowo Pastikan Hadiri Pelantikan Jokowi – Amin

Genial - Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri upacara pelantikan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, di...

60 Orang Tewas Akibat Demo, Ulama Minta Pemerintah Irak Mengundurkan Diri

Genial – Sedikitnya 60 orang tewas dalam empat hari demonstrasi di Irak. Komisi Hak Asasi Manusia Irak menyampaikan jumlah tersebut mencakup 18 orang meninggal di satu rumah sakit di ibu kota Baghdad. Jumlah korban sebelumnya adalah 44 orang.

Komisi tidak merinci berapa banyak warga sipil atau pasukan keamanan yang tewas. Lebih dari 1.600 orang terluka, jumlah ini kemungkinan bertambah.

Ulama Irak, Moqtada Sadr, pun meminta pemerintah mengundurkan diri atas aksi kekerasan yang terus melonjak hingga Jumat (4/10). Para demonstran memprotes korupsi dan pengangguran di negara tersebut.

“Pemerintah harus mengundurkan diri dan pemilihan awal harus diadakan di bawah pengawasan PBB,” kata mantan pemimpin milisi Syiah itu dikutip AFP.

Tuntutan itu disampaikan untuk menghindari korban meninggal lebih banyak lagi. Dia menyatakan tidak bisa tinggal diam karena darah warga Irak telah tertumpah.

Di tengah aksi protes, sedikitnya 10 orang tewas, termasuk empat -dua polisi dan dua warga sipil- yang menurut pasukan keamanan ditembak mati oleh “penembak jitu tidak dikenal”. Wartawan AFP mendengar tembakan senapan otomatis yang cepat di seluruh ibu kota.

Pernyataan Sadr menambah tekanan baru pada Perdana Menteri Adel Abdel Mahdi saat ia berjuang meredakan kerusuhan.

Desakan itu disampaikan setelah pemimpin spiritual Syiah Ayatollah Besar Ali Sistani dalam khotbah tengah hari, mendesak pihak berwenang untuk mengindahkan tuntutan demonstran. Dia juga memperingatkan bahwa aksi protes dapat membesar kecuali jika langkah segera diambil.

Dalam pidato pertamanya sejak protes dimulai Selasa, perdana menteri berharap para penganggur muda yang turun ke jalan untuk bersabar. Dia mengatakan pemerintah belum genap berusia setahun dan membutuhkan lebih banyak waktu untuk melaksanakan reformasi.

Namun terlepas dari permintaan itu, pemerintah menerapkan jam malam dan memutus akses internet. Warga Irak akhirnya memadati Lapangan Tahrir yang ikonik pada Jumat dan terlibat bentrok dengan polisi antihuru-hara.

Pasukan keamanan mengawali dengan rentetan tembakan. Wartawan melihat beberapa orang terkena peluru, termasuk di kepala dan perut. (Mil) 

 

Redaksihttps://www.genial.id/
Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Terkini

Joker: Antara Isu Ekologi dan Pesan Kemanusiaan

Genial. Watak manusia dan alam masa kini cenderung menampakkan wajah yang menakutkan. Ia suci, sekaligus menyimpan belati dalam dirinya, yang siap membunuh siapa saja....

Pesantren Persatuan Islam Pasca Terbitnya UU Pesantren

Terbitnya Undang- undang Pesantren harus dijadikan momentum perbaikan tata kelola pendidikan di Jamiyah Persatuan Islam yang selama ini terkesan tidak memiliki grand design sehingga...

Ada Joker Di Antara Kita

Genial. Dalam trilogi The Dark Knight, musuh Batman (Christian Bale) yang paling kuat, hebat dan punya harga diri tinggi adalah Joker.Joker merupakan musuh yang...

Pemda Sumbawa Komit Support Poto Sebagai Desa Pemajuan Kebudayaan Dari Indonesia Timur

Genial. Jakarta - Desa Poto di Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditetapkan sebagai salah satu dari 10 desa percontohan pemajuan...

Lama Puasa Juara, Leo/Daniel Harumkan Indonesia Pada Kejuaraan WJC 2019

Genial - Setelah berhasil mengalahkan wakil dari China Di Zi Jian/Wang Chang pada babak final yang berlangsung di Kazan Rusia, Minggu (13/10) pasangan wakil...

Palapa Ring “Tol Langit” Dengan Kapasitas 100 Gbps

Genial - Pemerintah era Joko Widodo telah meresmikan rampungnya proyek infrastruktur jaringan kabel optik, Palapa Ring alias 'Tol Langit' pada Senin (14/10). Pembangunan tulang punggung jaringan telekomunikasi yang...

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial