UGM Siapkan Regulasi Pencegahan Kekerasan Seksual

GENIAL. Universitas Gadjah Mada (UGM) menyiapkan regulasi terkait Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Hal ini merupakan wujud jaminan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia tahun 1945 yaitu perlindungan diri pribadi, kehormatan dan martabat, serta hak atas rasa aman bagi Sivitas UGM dan masyarakat umum.

Demikian disampaikan oleh Ketua Tim Perumus Kebijakan Peraturan Rektor tentang PPKS, Prof. Dr. Muhajir Muhammad Darwin, MPA dalam keterangan tertulisnya usai menyampaikan draft kebijakan kepada Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono, D.Eng, di Rektorat UGM, Yogyakarta.

“Regulasi tersebut berbentuk Peraturan Rektor yang dibuat sebagai respon universitas terhadap kasus kekerasan seksual (kasus Agni) yang sempat menyita perhatian masyarakat dan media,” ujar Muhadjir.

Ia menuturkan, UGM menyadari belum memiliki sistem pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual yang sistemik dan komprehensif. Karena itu, Rektor UGM membentuk tim untuk merumuskan peraturan rektor yang dapat menjadi basis hukum dalam melalukan tindakan preventif dan kuratif terhadap masalah kekerasan seksual yang terjadi antar civitas universitas (di dalam pelaksanaan Tri Dharma Universitas, yang terdiri dari pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Muhadjir menjelaskan, rancangan Peraturan Rektor ini disusun selama kurang lebih enam bulan melalui proses diskusi internal, workshop dengan berbagai pakar. Diantaranya, Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), akademisi dari Universitas Indonesia, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta dan Universitas Sebelas Maret, Manajemen Etik dan Penguatan Integritas (MEPI) UGM, dan pembahasan kritis dengan perwakilan mahasiswa serta penerimaan masukan dari Jaringan Perempuan Yogyakarta (JPY).

“Bahan yang digunakan untuk menyusun adalah bahan hukum primer yaitu peraturan perundang-undangan yang terkait, bahan hukum sekunder berupa hasil penelitian, jurnal dan buku yang menunjang bahan hukum primer, selanjutnya bahan hukum tersier berupa kamus bahasa maupun kamus hukum,” terang Muhadjir yang Ketua Program Studi Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan UGM itu. [***]

Avatar
Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Soekarno dan Gagasan Pesantren yang Progressif

Tuan Hassan, salah seorang intelektual, pemikir dan mujtahid muslim Nusantara, memiliki hubungan yang sangat akrab dan romantik dengan tokoh pergerakan Soekarno. Hubungan ini terekam...

Ajaran Perdamaian dalam Quran

GENIAL. Dalam kaitannya dengan tema perdamaian, Quran telah dipandang setidaknya dalam tiga paradigma yang berbeda. Pertama, Quran dipandang sebagai Kitab Suci yang lebih mendorong...

Menikmati Negeri Kiwi (Bagian 2)

Genial—Tak sedikit, orang Indonesia yang mengadu nasib di negara di bagian bumi selatan, Selandia Baru. Bahkan total warga Indonesia yang ada di negeri Kiwi...

Hati-Hati di Malaysia, Gerombolan Serigala ISIS Menyebar lewat Medsos

Genial—Para tokoh yang menyebut kelompok Negara Islam atau ISIS sudah hilang dari muka bumi ini sebaiknya segera memberikan ralat. Sebab, baru-baru ini kepolisian Malaysia...

Soekarno Seorang Muslim yang Merdeka

Soekarno menulis surat kepada Tuan Hassan. Kali ini dasar cerita Soekarno adalah isu dari sebuah majalah yang dikabarkan menyebutkan bahwa Soekarno sudah menjadi anggota Ahmadiyah....

Respon Damai untuk Perbuatan Kasar dan Kekerasan

GENIAL. Tulisan ini merupakan bagian ketiga dari tulisan berjudul Ajaran Perdamaian dalam Quran. Tulisan kedua berjudul Sikap Positif terhadap Keragaman *** Betapa pun kita membenci...

UGM Siapkan Regulasi Pencegahan Kekerasan Seksual

GENIAL. Universitas Gadjah Mada (UGM) menyiapkan regulasi terkait Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Hal ini merupakan wujud jaminan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia tahun 1945 yaitu perlindungan diri pribadi, kehormatan dan martabat, serta hak atas rasa aman bagi Sivitas UGM dan masyarakat umum.

Demikian disampaikan oleh Ketua Tim Perumus Kebijakan Peraturan Rektor tentang PPKS, Prof. Dr. Muhajir Muhammad Darwin, MPA dalam keterangan tertulisnya usai menyampaikan draft kebijakan kepada Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono, D.Eng, di Rektorat UGM, Yogyakarta.

“Regulasi tersebut berbentuk Peraturan Rektor yang dibuat sebagai respon universitas terhadap kasus kekerasan seksual (kasus Agni) yang sempat menyita perhatian masyarakat dan media,” ujar Muhadjir.

Ia menuturkan, UGM menyadari belum memiliki sistem pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual yang sistemik dan komprehensif. Karena itu, Rektor UGM membentuk tim untuk merumuskan peraturan rektor yang dapat menjadi basis hukum dalam melalukan tindakan preventif dan kuratif terhadap masalah kekerasan seksual yang terjadi antar civitas universitas (di dalam pelaksanaan Tri Dharma Universitas, yang terdiri dari pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Muhadjir menjelaskan, rancangan Peraturan Rektor ini disusun selama kurang lebih enam bulan melalui proses diskusi internal, workshop dengan berbagai pakar. Diantaranya, Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), akademisi dari Universitas Indonesia, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta dan Universitas Sebelas Maret, Manajemen Etik dan Penguatan Integritas (MEPI) UGM, dan pembahasan kritis dengan perwakilan mahasiswa serta penerimaan masukan dari Jaringan Perempuan Yogyakarta (JPY).

“Bahan yang digunakan untuk menyusun adalah bahan hukum primer yaitu peraturan perundang-undangan yang terkait, bahan hukum sekunder berupa hasil penelitian, jurnal dan buku yang menunjang bahan hukum primer, selanjutnya bahan hukum tersier berupa kamus bahasa maupun kamus hukum,” terang Muhadjir yang Ketua Program Studi Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan UGM itu. [***]

Avatar
Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Soekarno dan Gagasan Pesantren yang Progressif

Tuan Hassan, salah seorang intelektual, pemikir dan mujtahid muslim Nusantara, memiliki hubungan yang sangat akrab dan romantik dengan tokoh pergerakan Soekarno. Hubungan ini terekam...

Ajaran Perdamaian dalam Quran

GENIAL. Dalam kaitannya dengan tema perdamaian, Quran telah dipandang setidaknya dalam tiga paradigma yang berbeda. Pertama, Quran dipandang sebagai Kitab Suci yang lebih mendorong...

Menikmati Negeri Kiwi (Bagian 2)

Genial—Tak sedikit, orang Indonesia yang mengadu nasib di negara di bagian bumi selatan, Selandia Baru. Bahkan total warga Indonesia yang ada di negeri Kiwi...

Hati-Hati di Malaysia, Gerombolan Serigala ISIS Menyebar lewat Medsos

Genial—Para tokoh yang menyebut kelompok Negara Islam atau ISIS sudah hilang dari muka bumi ini sebaiknya segera memberikan ralat. Sebab, baru-baru ini kepolisian Malaysia...

Soekarno Seorang Muslim yang Merdeka

Soekarno menulis surat kepada Tuan Hassan. Kali ini dasar cerita Soekarno adalah isu dari sebuah majalah yang dikabarkan menyebutkan bahwa Soekarno sudah menjadi anggota Ahmadiyah....

Respon Damai untuk Perbuatan Kasar dan Kekerasan

GENIAL. Tulisan ini merupakan bagian ketiga dari tulisan berjudul Ajaran Perdamaian dalam Quran. Tulisan kedua berjudul Sikap Positif terhadap Keragaman *** Betapa pun kita membenci...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial