15 Anggota FPDIP Surabaya Tunduk dan Patuh Arahan Partai Soal Penyusunan AKD

Genial. Sebanyak 15 anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DPRD Kota Surabaya menyatakan tunduk dan patuh terhadap arahan DPC PDI Perjuangan Surabaya terkait penyusunan alat kelengkapan dewan (AKD).

“Kaitan penyusunan alat kelengkapan dan pimpinan komisi seluruh anggota Fraksi PDIP Solid, termasuk saya akan tunduk dan patuh mengikuti arahan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Syaifudin Zuhri kepada pers di Surabaya, seperti dilansir dari Antaranews.com, Kamis (12/9).

Menurut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya periode 2014-2019 itu, sebagai pengurus partai yang ditugaskan di DPRD Surabaya siap mendengar arahan dari DPC yang merupakan kepanjangan tangan DPP.

Sebelumnya sempat ada ketegangan di internal PDI Perjuangan pascapenunjukkan Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya periode 2019-2024 menggantikan Whisnu Sakti Buana beberapa waktu lalu.

Ketegangan berlanjut pada saat proses penunjukan Ketua DPRD Surabaya periode 2019-2024. Untuk kedua kalinya DPP PDI Perjuangan menunjuk Adi Sutarwijono sebagai ketua dewan definitif. Dengan demikian, proses pembentukan alat kelengkapan dewan, salah satunya ketua komisi ada di tangan Adi Sutarwijono atau yang kerap dipanggil Awi.

Pimpinan DPRD Surabaya definitif periode 2019-2024 yang terdiri dari ketua dan tiga wakil ketua sudah ditetapkan dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD Surabaya pada Rabu (11/9).

Adi Sutarwijono diangkat sebagai Ketua DPRD Surabaya dan tiga anggota dewan diangkat sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya, yakni AH Thony dari Partai Gerindra, Laila Mufidah dari PKB dan Reni Astuti dari PKS.

Awi mengatakan secara de facto walaupun telah ditetapkan sebagai ketua definitif, namun secara de jure masih harus menunggu adanya SK penetapan dari Gubernur Jawa Timur. “Dengan adanya sidang paripurna kali ini akan menjadi syarat untuk mendapatkan surat keputusan penetapan pimpinan DPRD Surabaya dari Gubernur Jatim,” katanya.

Menurut Awi, pascapenetapan pimpinan definitif, agenda selanjutnya adalah pembentukan kelengkapan alat DPRD Surabaya beserta pimpinannya. Setelah itu dibentuk, sudah bisa bekerja secara normal sebagaimana mestinya.

Meskipun demikian, dirinya dan jajaran pimpinan dewan yang lain akan tetap dapat bekerja dengan baik, seperti menerima keluhan warga terhadap permasalahan yang dialaminya.

Pengamat politik sekaligus peneliti Surabaya Survey Center (SSC), Surokim Abdussalam menilai penugasan Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPRD Surabaya sudah tepat karena bisa menguatkan posisinya yang juga sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya.

“Penugasan Awi sebagai ketua DPRD Surabaya itu kian meneguhkan tekad PDI Perjuangan agar bisa meneruskan langkah-langkah konsolidatif di DPC PDIP Surabaya,” kata Surokim.

Selain itu, lanjut dia, penugasan ini juga menguatkan tugas-tugas kepartaian ke depan termasuk mengamankan dan mengawal Surabaya lima tahun ke depan. “Termasuk tugas berat memenangkan Pilkada Surabaya 2020,” ujarnya.

Menurut dia, memang tidak mudah karena Adi Sutarwijono punya tugas menjaga keseimbangan arus bawah dan kehendak DPP PDI Perjuangan. Sehingga butuh kemampuan ekstra untuk bisa menyelaraskan dua kehendak tersebut.

“Memang bukan pekerjaan mudah. Namun melihat pengalamannya selama ini di DPRD Surabaya dan juga kemampuan komunikasi publik selama ini, Awi bisa menjalankan tugas berat itu,” kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Madura itu.(Mil)

Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Ketum Hipmi 2019-2022 Dijabat Kader PDI Perjuangan

Genial. CEO PT Batulicin 69 dan PT Maming 69, Mardani H Maming resmi terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode kepengurusan...

Ada Pihak yang Menyerang Pribadi, PDIP Siap Pasang Badan untuk Jokowi

Genial. PDI Perjuangan pasang badan saat pribadi Presiden RI, Joko Widodo yang juga kader banteng diserang terkait pro kontra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)."Kami mengkritik...

Kisah Habibie di Ujung Kekuasaan Soeharto: Terima Telepon Mengejutkan dari Menko Ginandjar

Genial. BJ. Habibie, Presiden ke-3 Republik Indonesia, mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta, pada sekira pukul 18.05 WIB,...

Rafiq Pimpin DPRD Sumbawa, Segera Diparipurnakan

Genial. Sumbawa Besar - Keempat calon Pimpinan DPRD, A. Rafiq dari PDIP (Ketua), M. Ansori dari Partai Gerindra (Wakil Ketua), Syamsul Fikri M.Si dari...

Konsolidasi di Kalbar, PDIP Target Menang Minimal 60 Persen di Pilkada 2020

Genial. Di Pilkada Serentak 2020, akan ada pemilihan kepala daerah baru di 7 wilayah kabupaten/kota. Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengatakan pihaknya...

Sejarah Penyusunan Naskah Proklamasi

Tulisan ini pernah dimuat di jurnal Negarawan tahun 2006 Membuka Catatan Sejarah: Detik-Detik Proklamasi, 17 Agustus 1945***Rombongan penjemput tiba di Rengasdengklok sekitar pukul 17.00....

15 Anggota FPDIP Surabaya Tunduk dan Patuh Arahan Partai Soal Penyusunan AKD

Genial. Sebanyak 15 anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DPRD Kota Surabaya menyatakan tunduk dan patuh terhadap arahan DPC PDI Perjuangan Surabaya terkait penyusunan alat kelengkapan dewan (AKD).

“Kaitan penyusunan alat kelengkapan dan pimpinan komisi seluruh anggota Fraksi PDIP Solid, termasuk saya akan tunduk dan patuh mengikuti arahan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Syaifudin Zuhri kepada pers di Surabaya, seperti dilansir dari Antaranews.com, Kamis (12/9).

Menurut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya periode 2014-2019 itu, sebagai pengurus partai yang ditugaskan di DPRD Surabaya siap mendengar arahan dari DPC yang merupakan kepanjangan tangan DPP.

Sebelumnya sempat ada ketegangan di internal PDI Perjuangan pascapenunjukkan Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya periode 2019-2024 menggantikan Whisnu Sakti Buana beberapa waktu lalu.

Ketegangan berlanjut pada saat proses penunjukan Ketua DPRD Surabaya periode 2019-2024. Untuk kedua kalinya DPP PDI Perjuangan menunjuk Adi Sutarwijono sebagai ketua dewan definitif. Dengan demikian, proses pembentukan alat kelengkapan dewan, salah satunya ketua komisi ada di tangan Adi Sutarwijono atau yang kerap dipanggil Awi.

Pimpinan DPRD Surabaya definitif periode 2019-2024 yang terdiri dari ketua dan tiga wakil ketua sudah ditetapkan dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD Surabaya pada Rabu (11/9).

Adi Sutarwijono diangkat sebagai Ketua DPRD Surabaya dan tiga anggota dewan diangkat sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya, yakni AH Thony dari Partai Gerindra, Laila Mufidah dari PKB dan Reni Astuti dari PKS.

Awi mengatakan secara de facto walaupun telah ditetapkan sebagai ketua definitif, namun secara de jure masih harus menunggu adanya SK penetapan dari Gubernur Jawa Timur. “Dengan adanya sidang paripurna kali ini akan menjadi syarat untuk mendapatkan surat keputusan penetapan pimpinan DPRD Surabaya dari Gubernur Jatim,” katanya.

Menurut Awi, pascapenetapan pimpinan definitif, agenda selanjutnya adalah pembentukan kelengkapan alat DPRD Surabaya beserta pimpinannya. Setelah itu dibentuk, sudah bisa bekerja secara normal sebagaimana mestinya.

Meskipun demikian, dirinya dan jajaran pimpinan dewan yang lain akan tetap dapat bekerja dengan baik, seperti menerima keluhan warga terhadap permasalahan yang dialaminya.

Pengamat politik sekaligus peneliti Surabaya Survey Center (SSC), Surokim Abdussalam menilai penugasan Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPRD Surabaya sudah tepat karena bisa menguatkan posisinya yang juga sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya.

“Penugasan Awi sebagai ketua DPRD Surabaya itu kian meneguhkan tekad PDI Perjuangan agar bisa meneruskan langkah-langkah konsolidatif di DPC PDIP Surabaya,” kata Surokim.

Selain itu, lanjut dia, penugasan ini juga menguatkan tugas-tugas kepartaian ke depan termasuk mengamankan dan mengawal Surabaya lima tahun ke depan. “Termasuk tugas berat memenangkan Pilkada Surabaya 2020,” ujarnya.

Menurut dia, memang tidak mudah karena Adi Sutarwijono punya tugas menjaga keseimbangan arus bawah dan kehendak DPP PDI Perjuangan. Sehingga butuh kemampuan ekstra untuk bisa menyelaraskan dua kehendak tersebut.

“Memang bukan pekerjaan mudah. Namun melihat pengalamannya selama ini di DPRD Surabaya dan juga kemampuan komunikasi publik selama ini, Awi bisa menjalankan tugas berat itu,” kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Madura itu.(Mil)

Tim Redaksihttps://www.genial.id/
Tim Redaksi Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial

Baca Juga

Populer

Desa Poto Kab. Sumbawa Percontohan Pemajuan Kebudayaan di Indonesia

Desa Poto merupakan satu-satunya desa di kawasan timur Indonesia yang terpilih, dan akan direplikasi oleh desa-desa lainnya di Indonesia.

Ketum Hipmi 2019-2022 Dijabat Kader PDI Perjuangan

Genial. CEO PT Batulicin 69 dan PT Maming 69, Mardani H Maming resmi terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode kepengurusan...

Sebut Jokowi Salah Urus Negara, Alumni HMI: Pernyataan Amien Sangat Naif dan Lecehkan Pilihan Rakyat

Genial. Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Mahmuddin Muslim menilai pernyataan Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais yang menyebut pemerintahan Jokowi-JK sudah salah urus...

Lima Bersaudara Dilantik Jadi Anggota DPRD

GENIAL. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, periode 2019-2024, menjadi saksi bisu keberhasilan lima bersaudara....

Ada Pihak yang Menyerang Pribadi, PDIP Siap Pasang Badan untuk Jokowi

Genial. PDI Perjuangan pasang badan saat pribadi Presiden RI, Joko Widodo yang juga kader banteng diserang terkait pro kontra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)."Kami mengkritik...

Kemendikbud Gelar Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional

GENIAL. Upaya untuk mewujudkan peningkatan kualitas pembangunan manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing terus dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Salah...

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Genial—Bacaan Ideal Generasi Milenial